12
Nov
10

[Prologue] Losing You

Title: Losing You A.K.A Different Ways

Casts:

  • SS501 Kim Hyung Jun
  • U-Kiss Kim KiBum
  • Others Cast Will be added

Genre: Brothership

Length: Chaptered

Disclaimer: I own the Plot. And mmm.. this fis inspired from  fiction at an Forum.

Udara yang dingin menyambut orang-orang di wilayah kota seoul pada malam hari itu, desiran angin seolah mendorong semuanya untuk duduk di perapian, meminum coklat panas dan menghangatkan diri dengan bergulung selimut sepanjang malam.

Namun tidak dengan dua orang anak kecil yang berbaring di depan emperan toko dengan posisi yang bisa dibilang tidak nyaman dilihat dari sudut manapun. Mereka hanya menggunakan sebuah kain kusam yang sudah tidak jelas bentuknya untuk menyelimuti tubuh, sekedar untuk mengurangi udara dingin yang menusuk-nusuk setiap inci kulit mereka.

“Hyung..” kata seorang anak kecil berumur 10 tahun dengan nada yang halus menyerupai sebuah bisikan.

“Ne..” sahut seorang anak kecil lainnya yang kurang lebih hanya berbeda dua tahun dari anak tadi.

“ aku ingin hyung berjanji sesuatu kepadaku!!” pinta anak yang lebih kecil, anak itu semakin merapatkan dirinya ke tubuh sang anak yang dipanggilnya hyung itu. Anak yang dipanggil dengan sebutan hyung itu sedikit mengerenyit mendengar permintaan adik laki-lakinya.

“kau mau aku berjanji apa?” tanya sang kakak dengan suara yang tidak kalah lembut dari suara sang adik. Kepulan-kepulan asap putih berhembus setiap mereka membuka mulut, tapi tidak lama kemudian kepulan-kepulan asap putih tersebut hilang entah kemana, tersambar angin yang kencang.

Mungkin kedinginan malam kota seoul yang mencapai 15 derajat celcius itu telah membuat suara mereka bagai tidak bernyawa lagi. Apalagi ditambah tubuh mereka yang hanya mengenakan baju tipis yang sudah kumal dan robek disana sini membuat dua orang anak itu merasakan bagimana rasanya tinggal di kutub utara.

“ Aku ingin hyung berjanji untuk tidak meninggalkanku, aku ingin hyung tetap bersama disisiku selamanya. Hyung mau kan, Hyung janji !?” kata sang adik dengan tatapan yang sulit diartikan. Sorot matanya menyiratkan kesedihan dan luka yang amat mendalam, tapi seulas senyum dibibirnya seakan mematahkan asumsi orang yang melihat mata beningnya.

“ eh, apa maksudmu. Tentu saja hyung akan tetap terus disampingmu, hyung akan menjagamu. Dan hyung tidak akan meninggalkanmu walau apapun yang terjadi!!” jawab sang kakak dengan yakin dan juga sedikit heran dengan permintaan sang adik.

“ Hmmm, syukurlah. Selamat malam hyung” kata sang adik lalu memjamkan matanya dan terlelap bersama desiran angin yang menggoyang-goyangkan rambut hitam milik anak itu.

Sementara sang kakak tersenyum pahit sambil mengelus lembut kepala adiknya. Mungkin dia bisa bertahan dengan kondisinya yang seperti itu, tapi bagaimana dengan adiknya yang tidak pernah sekalipun merasakan jalan kaki bahkan ke sekolahnya pun. Bagaimana adiknya yang manja dan polos itu bisa menghadapi kenyataan hidup yang mereka jalani sekarang?

Jarum takdir telah berputar arah di kehidupan mereka berdua. Malaikat pelindung yang semula menaungi mereka kini pergi dan digantikan oleh malaikat pencabut nyawa yang telah mengambil tumpuan hidup mereka.

Orang tua mereka meninggal karena suatu kecelakaan tragis pada saat mereka pulang dari berlibur. Waktu itu hujan, saat-saat yang disukai oleh dua orang anak itu. Tapi dewa hujan rupanya bekerja sama dengan dewa kematian untuk mengambil kedua orang tua mereka.

Untungnya dewa pelindung mengasihani dua orang anak yang juga berada dalam kecelakan itu. Mereka berdua selamat tanpa luka yang begitu serius, karena ibu mereka sempat menyelamatkan dua anaknya dengan melemparkan mereka keluar mobil.

Dua anak kecil yang tidak tau apa-apa itu digiring ke rumah sakit tempat dimana mayat kedua orang tua mereka di tempatkan. Anak yang paling besar diantara mereka langsung berteriak histeris melihat jasad didepannya yang sudah tidak bisa dikenali lagi.

Sementara anak yang lebih kecil hanya menatap kosong ke arah mayat didepannya, perlahan namun pasti mendekat ke arah mayat kedua orang tuanya dan mengambil cincin yang terpatri di jari kedua orang tuanya itu.

………… -…………

“ Hei kalian, anak-anak nakal. Bangun….bangun” teriak seorang pria paruh baya dengan perut buncit dan kumis tipis yang lebih mirip tukang obat herbal dari cina. Pria itu menendang-nendang tubuh kedua orang anak yang masih tertidur lelap di depan tokonya.

Lama kelamaan pria itu kesal sendiri karena susah membangunkan kedua anak kecil itu yang tampaknya tidak terganggu dengan teriakan bising dari suara sang pemilik toko. Tidak berapa lama kemudian pria paruh baya itu masuk ke dalam toko dan beberapa saat kemudian kembali lagi membawa sebuah ember berisi air bekas cucian piring.

‘Byurrrr’ pria itu menumpahkan air kotor ketubuh dua anak kecil yang masih terlelap itu. Sontak keduanya yang meraskan dingin dan bau yang tidak enak itu langsung bangun walau masih setengah sadar.

“ ahhh…..” anak yang lebih kecil meringis dan memeluk tubuhnya sendiri karena kedinginan.

Sementara sang kakak menatap pria yang menyiram mereka dengan geram. Tangannya dikepalkan, amarahnya memuncak dan dengan cepat dia melemparkan kerikil yang ada dibawah kakinya ke kepala pria paruh baya itu.

Pria paruh baya itu meringis kesakitan, menatap dua anak kecil didepannya dengan tatapan ingin membunuh. Dan dengan sekejap terjadilah aksi kejar mengejar, antara seorang pria paruh baya dan dua orang anak kecil di jalanan kota seoul yang saat itu sedang ramai-ramainya.

Sang kakak menarik tangan adiknya untuk berlari lebih cepat, sesekali dia melirik ke belakang. Ternyata pria paruh baya tadi masih mengejar mereka. Dia berhenti sejenak untuk menarik nafas, lalu perhatiannya tertuju pada kerumunan orang-orang di seberang jalan. Dia tersenyum simpul.

“ ayo cepat..” kata sang kakak kepada adiknya. Sementara  adiknya hanya menatap kakaknya dengan lirih, batas kemampuan berlarinya tampaknya sudah habis.

Dua orang anak itu berlari menuju seberang jalan, mereka semakin mempercepat larinya dan tidak memperhatikan kendaraan yang berlalu lalang, apalagi setelah melihat ke belakang pria paruh baya tadi semakin dekat dengan mereka.

Tanpa terasa pegangan sang kakak terlepas dari adiknya, dia sudah sampai di seberang dan menyelinap masuk ke kerumunan orang-orang, dia tidak sadar bahwa adiknya sudah terpisah darinya.

Sementara itu adiknya yang berlari cukup pelan masih mencoba mengejar kakakanya  yang telah pergi jauh. Dia memegang dadanya yang tiba-tiba merasakan sakit, berhenti di tengah jalan. Lalu kembali berjalan dengan terhuyung sampai sebuah mobil yang melaju dengan sangat cepat menghantam tubuh kecilnya itu.

…..-….

Namanya Kibum.

Seorang anak laki-laki berumur 19 tahun, yang setiap harinya terlihat di sekitar pasar dipinggiran kota seoul. Memamerkan senyum manisnya ke setiap orang yang berlalu lalang yang bahkan tidak meliriknya. Dia menjijing dua buah tas plastik hitam besar yang isinya hampir keluar. Mengikuti seorang ahjumma didepannya, lalu meletakan pastik-plastik  setelah ahjumma itu berhenti di ujung pasar. Sudah sembilan tahun dia menjalani hidup seperti itu, dan pasar itu sudah dia anggap sebagai rumahnya sendiri.

Dan Namanya Hyung Jun.

Dua tahun diatas KiBum dan sangat berbeda dengan Kibum, dia adalah seorang anak tunggal dari seorang  konglomerat yang disegani di korea selatan. Dan tak pelak lagi dia juga akan menjadi pewaris harta dari kedua orang tuanya yang kaya itu. Pemilik wajah tampan ini tidak pernah merasakan yang namanya kerja berat atau sekedar mengikat tali sepatu sekalipun. Didukung oleh kecerdasaan otaknya yang hampir mencapai 2 digit, dia sangat sempurna.

Tapi bagaimanapun, manusia tetap manusia. Mereka tidak sempurna walaupun mereka sempurna.

Dan jarum takdir telah memutarkan kembali nasib dua insan yang berbeda itu.

P.s: Okwehh segitu aja prolognya…pea harap pea bisa melanjutkan fic ini secepatnya.. semuanya doakan pea supaya cepet dapet wangsit dari tuhan untuk melanjutkan fic ini?? AMIN…


13 Responses to “[Prologue] Losing You”


  1. 1 kikotter0907
    November 14, 2010 at 6:52 am

    eh?
    kibum sama hyungjun kepisah gitu ya😦
    waduh, gimana nemunya nant?
    lanjutin ya pea🙂

  2. 3 girendidoubles
    November 23, 2010 at 5:56 am

    Uah kasian mereka…,di tunggu kelanjutannya ya….^.^

  3. 5 girendidoubles
    November 24, 2010 at 10:30 am

    Haha,tpi critanya kyknya seru n bkin sedih..
    Iy ni hehehe,readers baru,salam kenal juga y..^.^
    Fighting y,hehe,penasaran m klanjutannya..^.^
    Gimana nasibnya hyung jun nanti y??hehehe^.^

  4. 6 kikotter0907
    November 27, 2010 at 4:37 am

    pea~ nanya nih🙂
    kalo tulisannya mau dikasih warna kayak gimana?

  5. 8 Vien ( vleeseottpy )
    January 18, 2011 at 11:40 am

    gak dilanjutin lagi?
    lanjutin dong…

    • 9 pea
      January 18, 2011 at 4:30 pm

      dilanjutin dong..cuma kamu bakal lumutan nungguinnya..ha ha ha maaf saya gak terlalu bisa untuk cepat mengupdate suatu FF… mianhe sekali lagi.. tapi semua FF disini bakal dilanjutin kog….
      Oh, reader baru ya? salam kenal.. ^_^

  6. 10 nanahyungie
    April 13, 2011 at 4:15 pm

    Huaaaa crita ny bgus ^^ lanjutin donk🙂 keren loh crita na. D tnggu y lnjutan ny ^^

  7. 11 nanahyungie
    April 13, 2011 at 4:18 pm

    Fighting \(^_^)/ lanjutin🙂

  8. 12 park cheon-young
    June 6, 2011 at 4:06 am

    cpet dilanjutin ya! udah gak sabar nich, mau baca cerita selanjutnya!
    FIGHTING! ^_^ V

  9. December 21, 2012 at 1:38 am

    Kpan nie.. Ksah’aa..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

November 2010
M T W T F S S
« Oct   Dec »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: