01
Dec
10

Le Patissier Love Stories [Chapter 3]

Title: Cake For Love ; Le Patissier Love Stories

Cast:

  • Kara Park Gyuri
  • T-Max Kim Joon
  • SS501 Kim Kyu Jong
  • Kara Go Hara
  • Kara Han SeungYeon
  • U-Kiss Lee Kiseop

Summary: Park Gyuri seorang gadis berusia 22 tahun yang mencari kerja untuk memenuhi kebutuhan dia & adik tirinya. Akhirnya dia diterima di KARA BAKERY sebagai Patissier. seorang chef cake & roti, disanalah juga dia menemukan cinta pertamanya, yaitu Kyu Jong sang manager. Tapi apakah yang terjadi bila dia malah menjadi bulan-bulanan Kim Joon, sang pemilik KARA BAKERY yang super duper menyebalkan?

Kim Joon berjalan kearahku….dan

‘TEP’ dia memegang pundakku yang masih berdiri kaku.

‘Apa yang akan dia lakukan padaku’ pikirku tak karuan. Sementara itu dia mulai memegang pipiku dan mengelusnya.

“Plakkk” kurasakan sebuah tamparan keci mendarat dipipiku yang baru saja dielus-elus olehnya.

‘Heh kau ini mau bekerja disini atau tidak sih? Liat penampilanmu, lihat wajahmu. Tidak memakai bedak sama sekali, ingat kau masih belum diterima sebagai patissier disini dengan sah sebelum menjalani masa percobaan selama tiga bulan, jadi kau harus tampil sebaik mungkin didepanku. Arraseo !!!!’ ocehnya panjang lebar.

Aku bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana bila aku ada diposisi Kim Joon yang mengoceh dengan keras, ‘apakah mulutnya tidak berbusa?’ pikirku dalam hati.

Aku tidak membalas perkataannya, aku tidak ingin terjadi perdebatan disini di waktu yang sepagi ini. aku hanya menatapnya geram, rasanya aku ingin meremukkan muka angkuhnya itu. kim joon balik menatapku tajam, matanya itu seolah mau keluar.

“Hyung, bisakah sedikit saja kau lebih sopan kepada seorang yeoja, ingat.. dia itu yeoja!!” tiba-tiba kyu jong menghentikan perang tatapa (?) antara aku dan kim joon.

Tuh kan, sepertinya kyu jong adalah seorang malaikat yang diturunkan oleh tuhan untuk membantuku melawan iblis dengan nama Kim Joon.

“Huh..” desis kim joon keras, dia kemudian berlalu dari pandanganku menuju kedalam KARA Bakery.

“Gyuri, kau tidak apa-apa!?” tanya seung yeon cemas.

Aku menggeleng-gelengakn kepalaku tanda semuanya baik-baik saja

“sudahlah tidak apa-apa, lagipula sslahku sendiri tidak memperhatikan penampilan… huhhh… sepertinya hari-hariku disini akan berat..”

“tenanglah, sebenarnya Hyung itu baik. dan lagipula ada aku disini yang akan membantumu..!!” kyu jong menepuk pundakku pelan, berusaha menenangkanku sepertinya.

Yah, sepertinya cara kyu jong untuk menenangkanku memang ampuh karena sekarang aku tidak terlalu khawatir lagi.

>>>>

“Annyeong..” ucapku sambil membukakan pintu ruangan itu. ruang tempat aku akan membuat cake.

“Oh.. annyeong..” balas seorang yeoja bertubuh mungil.

“Kau Gyuri kan.. patissier baru yang banyak dibicarakan itu kan!!?” tanya yeoja itu kepadaku.

“Ah iya, tapi aku tidak tahu kalau aku banyak dibicarakan!” jawabku bingung.

“MMm kau itu banyak dibicarakan oleh orang-orang karena Cake yang kau buat pada saat pemilihan patissier baru itu rasanya sangat enak..!!” jelasnya kepadaku.

“oh, aku belum memperkenalkan diri ya?.. ehmm Hara, Goo Hara. Tapi panggil saja aku Hara!” yeoja yang ternyata bernama Hara itu memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya padaku.

“Park Gyuri imnida, panggil saja Gyuri, senang berkenalan denganmu” aku membalas uluran tangan Hara.

Hmmm, Hara sepertinya adalah yeoja yang baik. buktinya dia menyambutku dengan sangat ramah. Setelah berbincang-bincang sebentar, akhirnya aku mengetahui bahwa dia, Hara, juga seorang patissier disini. Tepatnya patissier senior.

walaupun usianya lebih muda dariku tapi dia sepertinya lebih ahli daripadaku, bayangkan saja. Hara adalah lulusanterbaik dari Scott Sollavia, sebuah sekolah khusus Chef dan Patissier yang sangat terkenal di eropa.

“Baiklah, aku ingin merasakan cake buatanku yang menurut orang-orang sangat istimewa!!” katanya beberapa saat setelah kami berbincang-bincang.

“Ah, tidak seperti itu, cake buatanku biasa saja kok!!” kataku merendah, bukan merendah juga sih. Tapi kenyataanya bahwa  cake buatanku memang biasa-biasa saja.

“Sudahlah, ayo cepat buat” Hara mendorong punggungku pelan, memabuatku berjalan mengambil celemek yang tergantung di sudut dapur.

Aku mulai mempersiapkan alat dan bahan-bahannya, eh .. tapi aku akan membuat cake apa?

Aha… bagaimana kalau espresso choco cake, itu adalah cake kesukaan taemin. Semoga aku tidak gagal membuatnya.

Aku mengambil bahan-bahan untuk membuat cake dari dalam kulkas yaitu,  telur, gula pasir, dark cooking chocolate, margarin, butter, kopi instan dari dalam kulkas. Lalu aku pun mulai membuat espresso cake…

And Viollaaaa……..

Setelah bergulat selama setengah jam, akhirnya espresso cake buatanku jadi juga.

“Done…” seruku senang…

“Well, kamu sudah selesai membuatnya..” tanya Hara sambil berjalan menghampiriku yang sedang tersenyum lebar.

“Yea..huh.. melelahkan sekaligus  menyenangkan juga..”

“Ummm memang begitu pekerjaan seorang patissier, walaupun melelahkan , tapi kalau mendapatkan hasil yang baik, maka semua kelelahan itu akan terbayar..” ujar hara, dia lalu bergerak mendekati meja dan mencium aroma cake buatanku.

“Hem…..  Wanginya enak, dan penampilannya sangat menarik. Bagaimana kalau aku coba?”

“Uoohhh tentu saja…” kataku senang.

Hara menyuapkan satu potong cake ke dalam mulut mungilnya. Mulutnya bergerak-gerak pelan mengikuti gerakan kunyahannya.  Beberapa saat kemudian terlihat kerutan di keningnya, dia terlihat sedang berpikir.

‘Aigooo’ jangan-jangan cake buatanku tidak enak.

“uhh… sepertinya cake ini kurang berasa manisnya…em..mianhe..bukannya….” kata hara pelan

“Ahhh tidak apa-apa, tadi sudah kubilang kan kalau cake buatanku tidak enak” kataku memotong perkataan Hara.

Entah kenapa dadaku sangat sakit sekali mendengar komentar Hara. Mungkin karena tadinya aku yakin bahwa cake buatanku ini akan berhasil, dan ternyata kenyataanya, cake buatanku tidak enak sama sekali.

“Bwahahahaha….” terdengar suara tawa keras, Go Hara. Yeoja didepanku itu sedang tertawa, dia memegang perutnya, dan sesaat kemudian menutup mulutnya.

“Kau kenapa?” tanyaku heran melihat kelakuannya.

“Hmppph…hhhh… wajahmu itu lucu sekali gyuri, ekspresimu itu sangat menggemaskan..ha ha ha.. gyuri, gyuri.. kau ini. Aku berbohong Gyuri, cake buatanmu enaaaakkkk sekali” katanya sambil mengangkat jempol.

“Mwo, aku tidak mengerti maksudmu?” tanyaku lagi, kali ini aku menggaruk kepalaku yang sebenarnya tidak gatal.

“Ya ampun, kau tidak mengerti juga. Sebenarnya tadi aku berbohong kepadamu dan mengatakan bahwa cake buatanmu tidak enak, padahal sebenarnya cake buatanmu enak sekali!” jelas Hara.

“Haaa…” aku menganga.

Aduh aku malu sekali pada hara, pasti tadi dia melihat ekspresi kecewaku, aduh malunya.

‘Kriiiinggg’ tiba-tiba telepon yang ada di sebelahku berbunyi keras. Hara segera mengangkat telepon itu.

“Yoboseyo, Ne, baiklah..” Hara berbalik ke arahku.

“Ada panggilan untukmu dari Tuan Kim Joon..” ucap Hara pelan.

“Mwo..” untuk kedua kalinya dalam hari ini aku menganga lagi.

KIM JOON, nama itu kembali berputar-putar dalam benakku. Untuk apa dia memanggilku, hah aku merasa semakin membencinya setelah insiden tadi pagi.

Aku mengambil alih telepon yang sedang dipegang Hara dengan malas.

“Yob…”

“Heh pabo.. cepat ke ruanganku..” belum selesai aku mengucapkan satu kata, sebuah suara keras menyambar perkataanku.

“tap..”

“SEGERA” kata suara keras yang tidak lain dimiliki oleh si Tuan Sombong itu.

Mau tidak mau aku pun melepas melepas celemek yang masih menempel dibadanku ini dan segera berjalan lemas ke ruangan Kim Joon.

“Tok..”

“Masuk”

‘astaga’ belum juga aku mengetuk pintu yang kedua kalinya, kim joon sudah menyuruhku masuk. Hah apakah yang semua dia lakukan harus serba instan dan cepat. Sampai-sampai mengetuk pintu juga hanya dalam satu kali ketukan ckckck.

Aku membuka pintu ruang kerja Kim Joon dengan perlahan, tapi baru saja aku membuka pintu sebuah suara tajam menyambutku.

“Kau itu manusia atau kura-kura sih? Lambat sekali?” ujaranya sambil tetap terfokus pada kertas-kertas yang bertumpukan di meja kerjanya.

“Mian Tuan..” ucapku meminta maaf (Bc: dalam konotasi tidak ikhlas)

“Huh, aku tidak butuh permintaan maafmu. Yang sekarang aku butuhkan adalah minuman, aku haus” katanya ketus.

“Ah iya tuan, tuan mau minuman apa?” kataku dengan suara yang berusaha di halus-haluskan, walaupun sebenarnya pita suara ini ingin berteriak keras di depan wajah angkuhnya itu.

“mmm, Orange juice saja”

“Baiklah” kataku akhirnya.

Tapi, Hmm, aku berpikir sebentar. Bukannya disini ada pelayan ya? Lalu kenapa aku yang disuruh membuat sekaligus mengambil minuman untuk Kim Joon.

Tidak apa-apa lah, mungkin dia mau menguji kelayakanku untuk menjadi patissier disini.

Lima menit kemudian aku kembali ke ruang kerja Kim Joon, membawakan segelas orange juice.

“Tuan, ini jus nya..” kataku sambil menyerahkan segelas orange juice.

Kim Joon melirik jus yang kubawakan, lalu dia mengambil gelas jus itu.

“Mwo.. apa-apaan ini?” kata kim joon dengan nada marah. ‘eh’ memang apa yang salah (?).

“Apa… apa?” kataku balik bertanya.

“Kau tidak merasakannya, aku bukan mau jus hangat, tapi jus dingin.. kau tahu kan arti kata DINGIN.. D-I-N-G-I-N…?”

“Hahh.. tapi tadi tuan tidak…”

“cepat buatkan yang baru..” lagi-lagi Kim Joon memotong ucapanku.

Setelah beberapa menit kemudian aku kembali ke ruangan kim joon, membawa Orange Juice DINGIN.. huh menyebalkan, kenapa jus tadi tidak diminum saja sih? Padahal kan ini musim dingin, untuk apa meminum minuman dingin, lagian aku sudah capek membuat  jus itu.

“Ini..” aku menyodorkan segelas Orange Juice, ingat yaaa.. jus ini DINGIN.

“Aku tidak minta TIGA  Es Batu, kenapa kau memasukan tiga es batu ke dalam jus itu haa?” tanya kim Joon yang menurutku adlaah pertanyaan yang  tidak masuk akal.

Arghhhhh rasanya sekarang aku ingin meledak. Kenapa sih hal sesepele Es batu harus jadi permasalahan, bayangkan. ES BATU.

“Lalu tuan mau ES BATUnya berapa?” tanyaku setengah berteriak karena frustasi dengan tingkahnya yang bisa dibilang ABNORMAL itu.

“DUA ES BATU, dan ingat..jangan menggunakan Blender, gunakan perasaan jeruk…” katanya datar.

Mwo’ dia bilang apa? ‘jangan gunakan blender, gunakan perasaan jeruk’…apa dia sudah gila, untuk apa susah-susah menggunakan perasaan jeruk, sementara ada alat yang kebih mudah dan praktis juga cepat untuk membuat jus jeruk.

DIA itu bego, stupid, fool, bodoh, pabo atau apa sih? Apa jangan-jangan sebenarnya Kim Joon itu adalah pasien Rumah Sakit Jiwa yang tersesat di Kara Bakery.

10 menit kemudian….

Aku menyimpan nampan berisi orange juice DINGIN dimeja, dengan DUA buah ES BATU, dan dibuat dengan cara di peras di PERASAN JERUK.

“kau itu mandi atau membuat jus? Lama sekali?” ujarnya kesal.

Aku mengerucutkan bibirku, mengeluarkan ekspresi kesal yang berlebihan.

“apakah ada yang tuan butuhkan lagi? Kalau tidak ada aku akan kembali ke pantry” kataku, lalu berbalik, ingin cepat-cepat keluar dari ruangan jahanam (?) ini.

“Hyaaa.. mau kemana kau?” suara kim joon mengentikan jalanku.

“Ada apa lagi tuan?” tanyaku dengan nada kesal.

“Kau kutugaskan untuk menemaniku lembur malam ini!”

“Mworago..” dan untuk ketiga kalinya aku kembali menganga, mungkin sebentar lagi seekor lalat akan masuk ke mulutku karena terlalu banyak menganga.

>><<

Empat jam sudah kulewati di dalam ruangan ini, kulirik jam dinding. Pukul 20.00, waktunya Kara Bakery ditutup dan para pegwai pulang. Tapi aku, aku tertahan disini.

“Hoammmm…” Kim Joon menguap lebar dan merentangkan tangannya yang sepertinya sudah kaku karena dari tadi terus berada diatas keyboard. Sesaat kemudian dia kembali fokus menatap layar monitor didepannya.

Aku yang tengah duduk di sofa tanpa sadar terus memperhatikkannya, aku penasaran apa yang ada di otak namja sombong itu?

Aku disuruh menemaninya lembur, aku kira aku akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sangat melelahkan. Ternyata malahn kim joon menyuruhku duduk di sofa dan menemaninya. Aku tidak melakukan apa-apa. aku hanya DIAM.

Rasa kantuk mulai menyerangku, mataku mulai terasa berat dan ingin tertutup saja. Tapi aku harus tetap terjaga, aku takut kalau aku ketiduran, Kim Joon akan marah.

<<<<<

Aku mengerejapkan mataku..  siluet cahaya silau menyambut mataku ketika aku telah sadar sepenuhnya. Tapi heiiii.. wait a minute…

Ini bukan kamarku, aku tidak pernah tidur di sofa, dan aku tidak memiliki sofa seperti ini.

Dan.. dan…

“Rupanya kau sudah bangun..” kata  sebuah suara dari arah meja di depanku.

“Kiii..kim Joon.. upss maksudku Tuan Kim Joon” aku baru ingat sekarang, tadi malam aku menemani Kim Joon lembur, dan sepertinya aku ketiduran. Iya, pasti begitu.

Kulihat Kim Joon berdiri dari kursinya dan berjalan ke arahku yang masih terduduk di sofa, dan.. oh tidak. Dia hanya memakai T-Shirt putih.. Omo… tampannya.. eh apa yang aku bilang? BABO, dia itu bukan tampan tapi menyeramkan.

Kim Joon membawa segelas susu ditangannya, dan ‘Byurr’ tiba-tiba air susu yang dibawa kim joon sudah berada di seluruh badanku, lengket. Aku terkaget..Dia tersandung kabel, tapi bagaimana ini? aku bukannya kaget karena terkena tumpahan susu, tapi..

Sekarang posisi tubuhnya tepat berada di depanku dengan tangan memeluk pinggangku. *kalian bisa bayangkan sendiri*

“HYUNG…..”

“GYURI…….”

Tiba-tiba sebuah suara mengagetkanku. Bukan sebuah suara tepatnya, tapi dua suara.

Disana, di depan pintu. Kyu Jong dan Hara menatap kami dengan pandangan tidak percaya.

“Apa yang sebenarnya kalian lakukan?” tanya Kyu Jong sambil menatapku lekat.

“Huffttt habislah aku” kataku dalam hati.

To Be Continued


21 Responses to “Le Patissier Love Stories [Chapter 3]”


  1. 1 prncss
    December 2, 2010 at 3:54 am

    wahh seruu..
    kim joon sbnernya suka ya smaa gyuri?
    Lanjutt ya..

    • 2 pea
      December 2, 2010 at 11:59 am

      wah makasii udah mau baca…readers baru ya? salam kenal.. he he he
      kata siapa joon suka ama gyuri… wkwkwk *dibacok*
      iya, tungguin lanjutannya, tp gak janji bakal cepet update…

  2. December 2, 2010 at 9:34 am

    aigoo,kim joon babo bangeet.
    klo suka ama gyuri langsung tembak doong,g gentle deeh /////< ?
    hehe mian sok tahu😀
    lanjut ya

    • 4 pea
      December 2, 2010 at 12:03 pm

      ha ha kim joon gak babo kog, cuma aku aja yang bikin dia babo (?)
      wissstt siapa yang suka ama gyuri??
      oke tp gak janji bakal cepet ya..
      eh ngomong2 aku manggil kamu apa? udah sering saling ngebales komen, tp aku belum tahu nama kamu..hehehe

  3. 5 kikotter0907
    December 3, 2010 at 12:06 pm

    kim joon jaim bgt hahaha😀
    tpi suka bgt gayanya, lucu gmna gtu🙂
    lanjut pea!!😀

  4. 7 ranniesobu
    December 14, 2010 at 9:54 am

    author .
    yang ini dilanjutin naa . *puppy eyes*
    ya author yaa . ya, ya, ya .
    *harap” cemas*

    • 8 pea
      December 14, 2010 at 10:47 am

      oke..oke tenang aja… ha ha ha beberapa hari lagi keluar kok….
      tunggu yang sabar ya.. soalnya ku habis UAS, jd gak punya waktu… tp sekrang udah gak lagi kok.. pasti dilanjutin..

      • 9 ranniesobu
        December 15, 2010 at 10:03 am

        Alhamdulillah . *sujud syukur* alahh Lebay .
        padahaL saia juga Lagi ujian Loh .
        cuma karena otaknya keserimpet makanya bukannya belajar malah baca ff .
        hhaa😀 *perbuatan tidak baik jangan ditiru*

  5. 14 zia
    December 27, 2010 at 7:05 pm

    ,anyeong pea..
    mksih y ff’a..
    aku trhbur bgt…
    pea..
    aku pngen bgt kmu bkin ff cats’a..
    ss501 and shinee..
    skli lg mksh atas ff’a..a7 òódJ T\}ŠÜöŠ£GƒI¹å”ò`Œ PöÉ8ª5ª}p‰½ÌÅʋµ£/‡ér÷UtJ†•¾{ª|»×z ¤K ™H§gyü×¥TgyŸ¼~T,”ÿé,,,`v]TêCD3″ÿ33″ÿ33″ÿ33″ÿfUDÿª™wÿÝ»ªÿ™,,,¸GêCMy Fiction for My Idol

    • December 28, 2010 at 3:51 am

      annyeng zia, salam kenal. wah sama-sama, gak nyangka ffnya bisa menghibur kamu. O.o aku juga lagi bikin ff yg castnya SS501 sama SHINee. tenang aja. gak lama bakal publish. makasii udah mau comment…*hug zia*

  6. 16 aniie
    December 28, 2010 at 6:04 pm

    aku tunggu loh ff’a..
    sblm’a gomaweo n fighting pea..

  7. 18 zia
    December 28, 2010 at 6:09 pm

    waaw..
    pasti sru..
    akn aku tunggu ff’a..
    fighting trs y pea..:)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: