03
Dec
10

Autumn

Title: Autumn

Author: Park Chan Min

Cast:

  • Kara Park Gyuri
  • SS501 Park Jung Min
  • SooHyun (Maybe This Charachter belong to U-Kiss Shin Soohyun)

Summary: Tiga bersaudara dr kluarga yg mayan berada, GyuRi, JungMin, n’ SooHyun hdup harmonis. GyuRi seorang cwe karier sukses dgn butiknya. Sdangkan JungMin n’ SooHyun yg msh melanjutkan kuliah S1nya. Namun ternyata mereka terlibat dlm kisah cinta n’ intrik yg rumit, dan mengancam keharmonisan mreka.

P.s: Ini adalah Fanfic titipan salah satu sahabat dunia maya pea yang bernama PARK CHAN MIN, thx for your participation my fren… *hug chan min*

*editan photo seadanya hehe*

Part 1: Autumn
Hari ini hari pertama musim gugur d Soul, ramai, dengan dekor kecoklatan dr daun’.  Dua bersaudara GyuRi n’ JungMin msih bermalas- malasan d kamarnya.
Jung Min POV
“Huuhh… Kenapa aku memimpikan dirinya lagi, padahal musim gugur ini tandanya udah 1tahun aku putus dgannya” batinku kesal saat terbangun dgn mimpi yg sama, ya, aku memimpikan SooMi lagi…
“Tapi memang bgitu faktanya, laki’ mana yg bisa melepas wanita spt dy”
Hubungan kami berakhir karna keputusannya, tapi aku masih belum mengerti. Karna dia pergi tanpa pesan apa’. Sebenarnya aku kecewa dan ingin melupakannya, tapi hatiku masih menunggunya.
“Haahhhh…michigetta…phabo,phabo.. Sudahlah aku akan tambah gila kalau memikirkannya lagi…” Jd kudorong tubuhku utk turun dr tempat tidurku, dan pergi ke kamar GyuRi utk membangunkannya. Dialah seseorang yg plg mengerti akan diriku, sejak ibuku pergi 17 thn yg lalu, dialah yg menjagaku dan SooHyun hyung.
Hari ini kami rencananya akan sarapan bareng d DongJun Street, di sana ramai dgan perayaan musim gugur. SooHyun hyung sudah pergi dluan utk latihan basket , jd dia tdk ikut, namun ia berkata akan menyusul kami nanti.  Aku jg disuruh mnjadi model utk pemotretan desain baju d butik GyuRi hari ini jd, aku tak mau terlambat…
“Nunna – nunna cepatlah bangun..Mana janji mu mentraktirku hari ini….” kataku  sambil menepuk- nepuk lengannya.
GyuRi POV
“Waeeeeeeeeee…….??? JungMin-shi????????!!!!!” aku berteriak keras dalam hati,  sbenarnya aku ingin teriak pdanya, namun mulutku masih kering karna minum banyak Soju kmarin. Jd kubuka saja mataku lalu mengangguk” ke arahnya.Sepertinya ia mengerti lalu meninggalkannku. Pergi mandi mungkin…
Kemarin aku berpesta d butik bersama karyawanku, karna butikku laris musim ini. Tapi mungkin karna aku juga sdikit stress stelah menyelesaikan tugas’ku, spertinya aku minum terlalu banyak.Kepalaku juga sedikit pusing, aku tak tau apakah aku pernah minum sebanyak ini sebelumnya…
Lalu aku berjalan sempoyongan ke kamar madi utk cuci muka. Kubuka pintu kamar mandi di sebelah kamarku.
“OMO…Mian JungMin-shi, Mian…….”
“Aigoooo..Nunna..kau ini bnar’ keterlaluan… Aku ini sudah 19 tahunnn..”
“Mian JungMin-shi.. Na mollayo.”
“Ciichhh..Geojimal (bohong)…”
“Aniii JungMin ah.. Lagian ngapain kamu pake kamar mandi d sebelah kamarku, di sebelah kamarmu kan juga ada…”
“Nunna,itu rusak dari 2hari yang lalu.. Airnya mampet”
“Ye, ye…Aku lupa,Mianhae…”
“Bilang saja kau sudah lama tidak melihat cowo ganteng spetiku topless jd kau sengaja….” JungMin menjahili ku lagi.
“Jung Minnnnnnnnnnnn ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh”
“Waeeeeeeee???? Naega jalmotdweso??? (apa aku salah??)”
Sambil menunggu JungMin meminjam kamar mandiku, aku akhirnya nonton TV saja. Tapi tiba” aku melihat seseorang yg familier, dia adalah SooMi. Sekarang ternyata dia sukses mnjadi artis dan telah bertunangan dengan pewaris M.net, Kim KiBum. Langsung kumatikan Tvnya, aku takut JungMin akan sedih melihatnya. Namun terlambat, JungMin sudah disampingku,dia melihatnya dan berusaha merebut remote TV nya dariku.
“Nunna berikan padaku…”
“JungMin ah, untuk apa kau melihatnya lagi.. Bukankah kau sudah melupakannya?”
“Aku hanya ingin tau laki-laki spt apa yang dia pilih..”
“Sudahlah itu bukan urusanmu lagi “
“Bagaimanapun aku harus tau alasan dia mencampakkan ku..”
Akhirnya aku mengalah, ku tau pasti hatinya akan hancur setelah melihatnya. Hanya karna SooMi bercita-cita mnjadi artis, dia tega mencampakkan dongsaeng ku. Benar dugaanku, lututnya langsung lemas, saat tau SooMi sudah bertunangan dgn pria lain.Ku peluk dia, berharap dia bisa lebih tenang.
Air matanya pecah seketika itu juga. Aku pun ikut menangis, ya , hati kami ini memang tralu lemah spt uri umma…
“Aku tak menyangka kau akan begitu padaku SooMi.. Kau ini.. Aku tak mengerti SooMi. Wae, SooMi? Wae??”
“JungMin ah.. Biarkan saja JungMin.. Jangan menangis lagi, mungkin dia punya alasan lain”
“Ya , aku akan mengerti kalau dia yang memberitahuku.. Tapi kini?? Dia pergi begitu saja, tiba’ mjd artis, lalu jd tunangan orang. Nunna… aku ini pacarnya lebih dr 5thn, apa kau bisa trima jika kau mjd aku??”
“Arraseo, JungMin ah, arraseo… Tapi kau tidak boleh menangis, kau ini laki’…Kau harus kuat..Suatu hari nanti kaulah yang akan menjaga aku dan appa. Kau tak boleh terlihat lemah begitu..”
“Tapi, hatiku sakit nunna…, sangat sakit…Aku juga merasa bodoh, mengapa aku baru melihatnya sekarang. SooMi, ternyata kau tak mencintaiku sama sekali”
“Aniya…Kau adikku yg plg baik, tampan, dan pintar. Dialah yg bodoh jika tidak memilihmu..”  kataku menyemangatinya sambil menyeka air matanya dgn jariku.
“Gwenchana JungMin, gwenchana.. Pasti msih bnyak wanita yg mau sama kamu. Dia bukanlah satu’nya kan?? Aku berjanji akan mencarikan wanita yg lebih baik untukmu”
JungMin POV
“Mungkin mudah bagimu nunna berkata spt itu. Taukah kau aku masih memimpikannya hari ini??“ aku berkata pda diriku sndiri, aku tak berani menyangkal perkataan GyuRi. Dia sudah sperti ibuku, dan aku tau ia juga sedih saat aku bersedih, walau  ia tak mengerti seperih apa hatiku.
Lalu kuseka air mataku dgn punggung tanganku. Aku bersandar padanya sekarang dan ia mengusap – usap kepalaku.  Sepertinya sudah lama aku tidak merasakannya. Aku beruntung punya nunna sperti dia. Tp wajahnya terlihat bgitu prihatin dan sedih skarang. Ya, itu karna aku.Jadi aku bangkit dan memutuskan utk menenangkannya.
“Sudahlah nunna , aku pikir tak seburuk itu juga. Jangan mengkhawatirkan aku. Aku baik’ saja.”Lalu aku tersenyum seceria mungkin. Dan aku berhasil menenangkannya tp itu artinya aku jg berhasil membohonginya.
“Nunna kau ini bau skali tp masih berani memelukku… Ciihh cpat mandi sana…Apa kau mau kubatalkan saja pemotretannya?? Ayo cepat. Aku mau pergi ke kamarku dulu. Kau sudah harus selesai 5 menit lagi , kalau tidak kita akan telat.” Aku berkata panjang lebar agar dia percaya, dan aku berusaha tidak menatap matanya. Kalau tidak pasti akan gagal. Aku bangkit berdiri dan melangkah menuju kamarku. Namun GyuRi menggenggam tanganku. Saat langkahku terhenti, aku menatap matanya. Mampuslah aku…
“Kau bohong JungMin, kau bohong padaku” GyuRi berkata pelan namun spt menusuk jantungku, aku hampir berhenti bernafas. Bagaimana ia tau???
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
GyuRi POV
Aku tau dia berbohong padaku, matanya tak seceria senyumnya. Aku tau dia sedang berusaha menutupi perasaannya. Kedua adikku, akulah yg paling tau ttg mereka, mereka tak bisa berkelit drku, tidak dr matanya.
Namun aku memutuskan utk tidak membahasnya lagi. Aku pikir, baguslah jika ia mau berusaha ceria. Paling tidak d depanku.
“Ne ,nunna..”
“Kau bohong, kita masih punya 1 jam lebih.. “
“Ya tp aku mau pergi lebih pagi. Aku mau jlan’. Tidak apa’ kan?”
“Ohh baiklah…Kalau begitu aku akan bergegas”
“Baguslah kalau begitu..”
Aku segera melepas genggamanku dr  tangan JungMin yg dingin, karna habis mandi mungkin pikirku.
JungMin POV
“Huft.. hampir saja.” Pkirku nunna akan tau, namun ternyata kali ini tidak. Jadi aku langsung pergi k kamarku utk mengambil cardigan lengan panjang , udara lumayan dingin musim gugur  ini. Aku mengenakan kaos yg panjang hijau menutupi ikat pinggangku, dengan celana panjang hitam. Aku ingin terlihat hijau di tengah musim gugur ini. Lalu aku duduk di depan cermin dan merapikan rambutku. Lalu kupijat dahi dan pelipis mataku. Aku tak mau terlihat spt habis menangis pagi ini.
“Kau tak boleh menangis lagi JungMin, kau tak boleh cengeng. Bkankah kau juga takkan mati jika ditinggalnya. Utuk ap menangis jika kau punya Nunna, Hyung dan Appa yg menyayangimu. Jung Min- ah air mata ini tak boleh keluar lagi” aku berkata pada diriku sendiri d cermin, sambil menepuk’ pipiku dan berharap takkan tmbah gila karna SooMi.
GyuRi POV
Perayaan musim gugur hari ini cukup meriah.Tp aku dan adikku tidak menyukai keramaian. Jd kami berjalan mencari toko dan restoran yg sepi. Kbetulan ad toko roti d ujung jalan yg sepi jd kuputuskan utk k sana.
“JungMin ah . Apa kau setuju kita makan roti saja pagi ini??”
“Anni nunna aku mau berwisata kuliner hari ini..Tapi kalau kau mau makan roti ya sudah…”
“Ayolah JungMin ah”
“Baiklah anggap saja roti ini permulaannya.”
“OK”
JungMin POV
Lalu kami menyebrangi jalan dan menghampiri toko roti yg sederhana itu. Aku tak mengerti mengapa Nunna-ku suka dgn roti, pdahal kami asli orang Korea. Aku tak berselera dengan roti jadi ku hanya sekedar melihat-lihat etalasenya saja.
“Nunna aku bertanya-tanya mengapa kau begitu suka dengan roti..”
“Karna roti lebih praktis. Hehehe.. Memang ad alasan ap lagi??”
“Ya mana ku tau…Mungkin ad suatu rahasia ttg  roti…”
“Hahh kau ini ada-ada saja..ehh kau tidak mau satupun?”
“Tidak,aku mau makan ddokbugi..”
“Ok sbentar ya..”
Setelah nunna ku selesai berbelanja roti’ yg ia suka. Kami berjalan- jalan mencari retoran ddokbugi yg enak. Aku menemukan satu, aku langsung masuk dan memesan setengah porsi ddokbugi. Ya, aku hanya memesan stengah porsi, berhubung ini baru makanan pembuka dan GyuRi tidak suka dengan ddokbugi. Aku melahap semuanya sendirian, dan GyuRi melahap rotinya sambil melihat orang’ yang lalu lalang di depannya. Sepertinya ia terlihat sedang memikirkan sesuatu. Karna begitu hening di sini, maka akupun memulai pembicaraan.
“Nunna, wanita sperti apa yang akan kau carikan untukku?”
“Memangnya kau mau yang sperti apa dongsaeng?”
“Hhmm.. terserah kau saja, apa mungkin ada wanita sperti yg aku mau?”
“Yang kau mau….?”
“Aku mau pacarku spertimu, jadi aku tak akan kekurangan apapun”
“Hahh..? Mana ada?Aku ini satu-satunya. Hahaha.. kau ini..Ckckck”
“Aku serius, aku gak mau jatuh buat yang kedua kalinya. Satu’nya wanita yang aku percaya tak akan membuat aku tersakiti adalah wanita spertimu nunna.”
“Iya..Iya.. Baiklah, akan ku cariakan… Cepat makan kalau dingin sudah tidak enak kan??”
“Ne nunna, gomawo”
GyuRi POV
JungMin-ah.. Noel jinjja phabo. Aku tak mengerti mengapa kau lagi’ membahasnya. Aku juga tak mengerti mengapa kau harus mengalami ini smua. Aku kira penderitaanmu akan selesai saat kau sekarat saat putus dari SooMi kemarin. Saat kau berhasil melewatinya, aku pikir semuanya akan berakhir. Tapi pikiranku salah…
Flashback
Sejak pulang dari rumah SooMi lusa kemarin, JungMin sering mengurung dirinya di kamar, dia diam seribu bahasa. Aku khawatir terjadi apa’ padanya. Jadi aku libur sementara dengan SooHyun, menjaga hal’ yang tak kuinginkanpada JungMin. Tapi tak ada perubahan, hari ini sudah hari ke 10, keadaannya semakin buruk…
“Jung Min… Hyung membuatkan sarapan untukmu..Bangunlah…”
“SooHyun biar  saja. Mungkin JungMin belum bangun. Kita taruh saja di sini nanti baru kita datang lagi”
“Baiklah nunna, aku menurut padamu saja.”
Setelah 5 jam kemudian,aku dan SooHyun mulai cemas. Tidak biasanya ia bangun begitu siang. Dan biasanya ia mengambil makanannya, walau aku tak yakin apa ia memakannnya. Jadi aku dan SooHyun kembali ke kamarnya untuk kesekian kalinya. Berusaha membangunkannya jika benar ia masih tidur.
“JungMin! JungMin! Bangunlah!! Apa kau masih tidur??” SooHyun terdengar begitu khawatir kini.
“JungMin-ah, JungMin, tolong  jawab aku..” tp kini aku lebih cemas dari SooHyun. Kami terus menggedor pintu kamarnya, dan berteriak sekencang mungkin. Namun tetap tidak ada respon. Aku sungguh panik, smua kemungkinan terburuk sudah memenuhi otakku.
“SooHyun… dobrak pintunya..!!” Seketika itu aku langsung menyuruh SooHyun utk mendobrak pintunya. Berhasil, Aku dan SooHyun segera masuk ke dalam. Mataku langsung mencari-cari k seluruh sudut ruangan. Kutemukan sepasang kaki JungMin di bawah selimutnya.
“JungMin-ah apa kau masih tidur?”Aku bertanya spt orang bodoh. Dia hanya diam..
“Nunna.. Ia tidak mungkin sedang tidur…!!” SooHyun langsung berlari k arah JungMin dan menarik selimutnya. Namun stelah itu ia langsung berlari k arah telefon. Aku masih terpaku, aku tak mengerti. Namun sedetik kemudian, aku mengerti,seketika itu ketakutan langsung merasuki tubuhku. Aku langsung berlari k arahnya, mataku langsung terbelalak.. Wajahnya pucat, bibirnya membiru, dan lebih buruk lagi, ia tak bernafas..
“JungMin-ah.!!!!” Aku langsung berteriak histeris…
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
GyuRi POV
Itulah kenangan yg plg buruk, aku hampir khilangan JungMin. Detik itu sngat membekas d otakku, dan aku tak ingin hal itu terulang utk yg kdua kalinya. Tidak pda JungMin dan juga SooHyun, aku hrus menjaga mereka…
Sedari tadi, aku tak menyadari bahwa JungMin sedang mencoba menghentikan lamunanku, atau sbenarnya memoriku. Aku tak dpat menyembunyikan kekhawatiranku lagi, jd aku langsung berkata..
“JungMin- shii, jaga dirimu baik’ ya?”
“Mworagoyo nunna?” JungMin terlihat bingung dgn perkataanku.
“Nan Mollayo. Hajiman, aku takkan memaafkan diriku sndiri jika sesuatu terjadi pdmu”
“Hahaha, baiklah nunna. Mungkin slama ini aku serng ceroboh dan membuatmu khawatir, jd kau berpikir spt itu. Mianeyo..”
“Baguslah kalau kau mengerti sekarang. Cepat habiskan ddokbugi mu” aku segera mengganti ekspresiku, aku tak mau JungMin merasa bersalah dgn ucapanku. Untunglah dia terlihat biasa saja.
“Ok, aku selesai, Kaja..”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: