31
Dec
10

Le Patissier Love Stories [Chapter 4]

Title: Cake For Love ; Le Patissier Love Stories

Cast:

  • Kara Park Gyuri
  • T-Max Kim Joon
  • SS501 Kim Kyu Jong
  • Kara Han SeungYeon
  • U-Kiss Lee Kiseop

Background Song: Kiss -Rainbow

Summary: Park Gyuri seorang gadis berusia 22 tahun yang mencari kerja untuk memenuhi kebutuhan dia & adik tirinya. Akhirnya dia diterima di KARA BAKERY sebagai Patissier. seorang chef cake & roti, disanalah juga dia menemukan cinta pertamanya, yaitu Kyu Jong sang manager. Tapi apakah yang terjadi bila dia malah menjadi bulan-bulan Kim Joon, sang pemilik KARA BAKERY yang super duper menyebalkan?

Happy Reading

Dengan cepat Kim Joon melepaskan tangannya dari pinggangku-oh akhirnya. Dia berdiri.

“Heh..kalian itu tidak sopan sekali, lain kali ketuk pintu kalau ingin masuk ke ruangan orang!!” bentak kim joon, yang pastinya ditujukan untuk Kyu Jong dan Hara.

“bilang saja hyung tidak mau kelakuan hyung yang bejad itu ketahuan!! Iya kan, aku tidak menyangka hyung memanfaatkan kepolosan gyuri!! Kata kyu jong setengah berteriak.

Aku menatap kyu jong dengan khawatir dan kening berkerut, oke-dia telah salah paham. Dia menduga bahwa aku telah melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak kami, maksudku, aku dan kim joon lakukan. Oh god!!

Aku masih diam terpaku, tidak berani bergerak. Kualihkan pandanganku ke arah kim joon yang berdiri di sampingku, dia mengepal tangannya, terlihat emosi.

Lalu dengan sangat cepat, ia, kim joon berjalan ke arah kyu jong. Ia berhenti, tepat di depan kyu jong, melayangkan tangannya ke arah kyu jong, aku, dan hara yang berada tepat disebelah kyu jong terkaget. Telapak tangan kim joon menghasilkan sebuah tamparan keras di pipi kim joon, uh cukup keras sepertinya,sehingga kyu jong dibuat meringis karenanya.

“apa yang telah kulakukan!” gumam kim joon sesudahnya.

Sementara kyu jong menatap kim joon tidak percaya lalu pergi, berbalik meninggalkan ruang kerja kim joon ini. beberapa saat kemudian Hara menyusul kyu jong, mengikutinya dari belakang. Sementara kim joon masih diam terpaku di tempatnya.

Ada apa dengan mereka, sepertinya dua kakak beradik yang berbeda sifat ini mempunyai masalah yang cukup serius dengan hubungan persaudaraan mereka???

Aku berdiri dari sofa, tapi tidak tahu apa yang akan kulakukan. Aku bahkan tidak peduli lagi dengan kondisiku sekarang, err maksudnya tubuhku yang basah kuyup dan lengket gara-gara tumpahan susu tadi.

Aku bimbang, apakah aku harus menghampiri kim joon dan berkata ‘kau tidak apa-apa’. ah- tapi nanti pasti yang ada dia malah marah-marah lagi.  Lalu, sekarang aku harus bagaimana?.

Sebelum aku menemukan ‘ide yang tepat’ untuk menentukan apa yang harus kulakukan, kim joon, ia berbalik ke arahku. Tatapan matanya tidak dapat kutebak, antara marah, kesal atau kecewa.

“Bisa kau keluar dari sini!!” katanya datar, tidak ada rasa penyesalan sedikit pun dalam nada bicaranya.

Mworago? Setelah apa yang dia lakukan tadi padaku, menumpahkan segelas susu ke tubuhku hingga membuat baju dan rambutku lengket. Lalu, apa yang dia lakukan untuk menebus kesalahannya? Paling tidak dia dapat mengucapkan sepatah kata “MIANHE” padaku.

“Gezzzz, tidak sopan sekali!!” desisku sambil beranjak dari ruangan ini.

“Ya, apa katamu?” sahut kim joon.

“aku tidak mengatakan apa-apa kok!” kataku dengan wajah tanpa dosa yang dibuat-buat.

“ aishhh cepatlah keluar sebelum moodku bertambah buruk!!” katanya lagi sambil menggerakan tangannya tanda mengusirku.

‘Huff’ apa dia tidak sadar bahwa setiap saat, tanpa harus ada masalah pun. Ia sudah mempunyai mood yang buruk, tampaknya dia memang ditakdirkan untuk memiliki mood buruk sepanjang hidupnya. ‘marah-marah tidak jelas lah’ –‘suka menampar orang sembarangan’ –‘menghina orang lain’ dan masih banyak keburukan lain yang sepertinya disebabkan oleh mood buruknya itu.

“iya, iya, ini juga mau keluar..!!” balasku dengan gerutuan.

‘krieeet’ aku menutup pintu ruang kerja kim joon.

Aku celengak-celinguk melihat keadaan KARA Bakery yang sangat sepi, kulirik jam tangan yang ada di pergelangan tanganku, tertera pukul 05.30, ha pantas saja. Ini masih pagi. Para pegawai pasti belum datang.

Apa aku harus pulang ke rumah dulu ya? Aku khawatir kiseop, dongsaengku, mencemaskanku. Ya pasti dia akan cemas! bagaimana tidak, semalam aku tidak pulang kerumah tanpa memberinya kabar apa-apa.

“Gyuri!” sahut seseorang yang kukenali suaranya adalalah suara seungyeon, ternyata benar. Dia masuk dari pintu depan, err dengan sedikit tergesa-gesa.

“Haaa..syukurlah!!” seungyeon membungkuk lalu memegang kedua lututnya dengan tangannya, dia mengambil napas panjang.

Aku memandang seungyeon dengan tidak mengerti.

“Maksudnya, syurkurlah kenapa?” tanyaku bingung

“aigoooo, kamu sudah membuat dongsaengmu khawatir tahu, sampai-sampai dia tidak tidur semalaman gara-gara memikirkanmu yang tidak pulang-pulang!” jelasnya sambil menatapku dengan tatapan kesal.

“Oo, mianhe, habisnya aku mendapat tugas mendadak dari si tuan angkuh itu, eh ngomong-ngomong kenapa kau bisa tahu kalau kiseop tidak tidur semalaman, kau tidak melakukan apa-apa padanya kan?” tanyaku dengan penuh selidik

“ughh, jangan pernah menatapku dengan seperti itu, aku itu wanita baik-baik. semalam kiseop menelepon ke apartmenku, melaporkan bahwa Noonanya yang pabo ini belum pulang sampai tengah malam..”  seungyeon menghela napas sebentar.

“Lalu..” tanyaku penasaran.

“Ya..ya..a..aku datang saja ke rumahmu dan menemani kiseop, membantunya mencarimu!” lanjutnya.

“mwo, te..tengah malam, kalian..” kataku mulai berpikiran negaif.

“haisshh, jangan berpikiran macam-macam lagi. Aku dan kiseop mencarimu kesini, tapi rupanya KARA Bakery sudah tutup, lalu kami memutuskan untuk menelepon Manager Kyu jong, menanyakan apakah kau bersamanya dan…”

“Tunggu..tunggu sebentar, jadi kau yang menelepon manager kyu jong dan memberi tahu bahwa aku belum pulang, begitu?”

“Ne, memangnya kenapa?” tanya seungyeon balik, raut wajahku berubah cemas.

“ah, pantas saja dia tadi memergokiku, tapi kenapa bisa bersama hara!!” gumamku pelan.

“Heii, ada apa sebenarnya?” tanya seungyeon lagi.

“Ah, tidak apa-apa, aku harus mencari manager Kyu..” kataku lalu sedikit berlari keluar KARA Bakery, menutup pintu depan setelah suara teriakan seungeyon terdengar.

“he..hei.. gyuri, kau mau kemana, Bajumuuuu..aishhh”

“Brakkk”

-_-

Aku memandang sekeliling halaman depan KARA Bakery, menengok ke arah tempat parkiran, mobil audi sport milik Kyu Jong masih terparkir disana. Berarti dia masih ada disini, tapi dimana?

“Ah dimana dia?” gumamku sambil tetap terus memperhatikan sekeliling, berharap dapat menemukan sosok Kyu Jong.

“Gyuri..” panggil sebuah suara, aku berbalik.

“Hara..” sahutku

“Dia ada di taman belakang!” katanya sambil menggerakan kepalanya .

Aku mengerenyit tidak mengerti. Dia memandangku dengan bingung, apa yang dia maskudkan?

“Manager Kyu Jong, dia berada di taman belakang. Aku tahu pasti kau sedang mencarinya! Ayo cepat!!” jelasnya.

Sekarang aku mengerti apa yang dimaksudkan Hara, aku berjalan ke arah yang ditunjukkan Hara sebagai Taman Belakang, ya, kalian tahu kan kalau aku baru saja satu hari bekerja disini. Jadi wajar saja kalau aku tidak tahu kalau di belakang KARA Bakery ada taman.

Beberapa saat kemudian aku pun sampi di taman belakang, tapi, dimana Kyu Jong?

Mataku jelalatan mencari dimana sosok manusia berhati malaikat itu. ‘ah itu dia!’ seruku dalam hati setelah menemukan kyu jong yang tengah duduk di sebuah bangku panjang. Ada sedikit perasaan ragu-ragu saat kulangkahkan kakiku untuk mendekati Kyu jong, aku takut dia masih salah paham dan marah padaku. Tapi kutepis semua perasaan itu, aku harus menjelaskan semuanya.

“ehmmmm..” aku berdehem keras. Maksudnya untuk menyadarkan dia kalau aku dibelakangnya, tapi setelah beberapa lama aku menunggu responnya, kyu jong tidak berbalik juga.

“ehmmmm…..” dehemku lagi, kali ini lebih keras lagi.

“Kau tidak perlu berdehem keras begitu, aku sudah tahu kau ada dibelakangku Gyuri!!!” kata kyu jong masih tetap tidak berbalik kearahku.

‘Haaaa’ jadi dari tadi dia sudah tahu kalau aku ada dibelakangnya, dan aku berdehem-dehem ria menunggu respon darinya yang kukira tidak menyadari  keberadaanku.

‘ahhh pabo, pabo Gyuri!!!’ umpatku dalam hati, kyu jong pasti menertawakan kebodohanku dalam hatinya. ‘Hua malu’.

“manager, a..aku…aku..aku..”

“Kau ingin menjelaskan sesuatu padaku!?” kata kyu jong, OH-dan sekarang aku sepertinya berpikiran bahwa dia adalah seorang malaikat sekaligus cenayang. Barusan saja, dia dapat menebak dengan benar apa yang akan aku katakan.

“Ah, Ne..” jawabku

“Duduklah..” Kyu jong akhirnya berbalik ke arahku sambil menyuruhku untuk duduk. Tapi tatapan matanya yang tida seperti biasanya –terkesan DINGIN –membuatku khawatir, apa kejadian tadi begitu mempengaruhi sikapnya ini?

“Baiklah..” aku pun duduk disamping Kyu Jong.

“Sebenarnya tadi hanya salah paham saja manager, a..aku tidak melakukan apapun dengan Tuan Kim Joon, itu hanya, err kecelakaann, ehmm aduh bagaimana ya bilangnya!!” aku menggaruk kepalaku sendiri yang sebenarnya tidak gatal. Kyu jong mendengarkanku dengan serius.

“jadi kemarin itu aku disuruh tuan kim joon untuk menemaninya lembur, aku sendiri tidak dapat menolak perintahnya itu. manager tahu sendiri kan aku masih dalam tahap uji coba menjadi patissier disini” jelasku

“Lalu..” sahut kim joon.

“Lalu, karena kelelahan aku tidak sengaja tertidur di sofa ruang kerja tuan kim joon. Dan akhirnya aku sadar tadi pagi, pada saat aku tersadar, tuan kim joon berjalan mendekatiku sambil membawa segelas susu. Tanpa sengaja dia tersandung kabel yang membuat dia terjatuh menumpahkan susu ke bajuku ini, dan buruknya, tuan kim joon terjatuh dalam posisi yang tidak mengenakan, ya.. ehmmm memeluk pinggangku!” jelasku.

“Oh, sepertinya aku telah salah paham!” kata kyu jong dengan nada cemas.

“sepertinya begitu”

“hah, aku harus meminta maaf pada kim joon hyung. aku telah menuduh Kim Joon hyung yang bukan-bukan..” katanya lagi

“Sudahlah, ini sepenuhnya bukan kesalahanmu. Orang lain yang berada di posisi manager juga pasti akan menyangka yang tidak-tidak bila melihat kejadian seperti tadi!” aku mencoba menenangkan manager kyu jong yang kelihatannya merasa sangat bersalah.

“pantas saja hyung menamparku tadi..” gumamnya.

“Oh aku baru ingat..!!” seruku keras. Kyu jong sedikit terlonjak karena teriakanku itu.

“ayo ikut aku manager…!!” kataku sambil menarik tangan Kyu Jong untuk berdiri dan mengikutiku.

“Kemana?” tanya kyu jong bingung. Aku hanya membalasnya dengan senyuman.

>_<

“Tadaaaaaa…” seruku sambil menunjukan sebuah cake coklat besar ditangan.

“Wahhh..”

“ini kau yang membuatnya?” tanya kyu jong tanpa melepaskan pandangannya dari Cake yang tunjukan.

“Ne..” jawabku sambil mengangguk-anggukan kepala cepat.

“It looks yummy, can i try this cake?” tanyanya lagi.

“Course..”  kataku –‘ini memang untukmu’ lanjutku dalam hati.

Kyu jong menggambil pisau yang ada di meja pantry, dia mulai memotong sebuah bagian cake.

“Wooaaa, delicious..” serunya berbinar-binar.

Dan, oh god, senyumnya itu. kyu jong, kenapa aku mempunyai senyuman yang begitu indah?

“aku memberimu cake coklat ini karena konon katanya Coklat bisa membuat orang melupakan kesedihannya, dan ternyata itu berhasil. Aku tidak menyangka!”

“Gomawo gyuri..” katanya lalu mendekat kearahku dan…

MEMELUKU. aku merasakan detak jantungku begitu keras. Tuhan, jangan sampai dia mendengar detak jantuku ini,. sesaat  kemudian kyu jong melepaskan pelukannya. ‘Ah akhirnya’ batinku lega. Lega karena kyu jong melepaskan pelukannya dan tidak akan mendengar dan meraskan detak jantungku ini.

Arggg, pasti sekarang wajahku suduh memerah, semerah-merahnya kepiting rebus. Aku menggigit bibir bawahku, menahan malu. Sementara Kyu jong tersenyum tipis.

“Aigooo, kenapa pipimu memerah seperti itu?” tuh kan apa aku bilang.

“eee…”

“dan aku bisa merasakan detak jantungmu itu sewaktu kita berpelukan barusa..”Kyu jong tersenyum jahil.

“haaaa..” aku menganga lebar.

Argghhh, malu..malu..malu. kenapa sih kyu jong pake denger detak jantungku segala!!. Rasanya sekarang aku ingin ditelan bumi saja.

“Gyuri…”

“Ya..” aku menunduk.

“Kau suka padaku ya?” kyu jong mengangkat daguku.

“eh…” kataku kaget.

Aku terdiam, tidak bisa menjawab pertanyaan kyu jong. Karena, karena sekarang dia semakin mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku gugup, jangan-jangan…..

To Be continue

P.s: semuanya, my beloved readers, and my beloved visitor. sorry ya baru di update sekarang, habis seminggu ini idenya mampet. terus part ini juga sedikit, mana alur ceritanya makin ngaco. ah, jujur aku nggak puas ama chapter ini. kemungkinan banyak typos juga. mianhe semuanya.

yang mau comment silahkan, beri pea kritikan. tapi yang gak mau comment juga gak apa-apa, udah mau baca juga bersyukur banget.


8 Responses to “Le Patissier Love Stories [Chapter 4]”


  1. 1 aniie
    January 1, 2011 at 6:42 pm

    tak apa pea..
    hhaahaa
    jd mkin pnasarn…
    fighthing trus..

    ogh y..
    hppy new year y..
    hhaahaa
    tlat bgt..

    mian gaje..

  2. 3 kikotter0907
    January 2, 2011 at 6:51 am

    kyu jong jadi jahil hehehe
    ga nyangka🙂
    lanjutkan ya pea😀
    hwaitting!!

  3. 6 greenslover
    January 5, 2011 at 11:06 am

    aigoo…andwe…kyu jong q yg polos, knp jd begini. nggak pa2 deh, jd makin seru…
    hwaiting!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: