27
Feb
11

Le Patissier Love Stories [Chapter 5]

Title: Cake For Love ; Le Patissier Love Stories

Cast:

  • Kara Park Gyuri
  • T-Max Kim Joon
  • SS501 Kim Kyu Jong
  • Kara Han SeungYeon
  • U-Kiss Lee Kiseop

Genre: Romance, Comedy, Angst [Only this Chap]

Length: Series

Rating : PG-15

Background Song: JYJ – Be My Girl, Super Junior KRY – Let’s Not, VOS – End Of The Day,

Summary: Park Gyuri seorang gadis berusia 22 tahun yang mencari kerja untuk memenuhi kebutuhan dia & adik tirinya. Akhirnya dia diterima di KARA BAKERY sebagai Patissier. seorang chef cake & roti, disanalah juga dia menemukan cinta pertamanya, yaitu Kyu Jong sang manager. Tapi apakah yang terjadi bila dia malah menjadi bulan-bulanan Kim Joon, sang pemilik KARA BAKERY yang super duper menyebalkan?

Previous Chapter : Cake01 | Cake02 | Cake03 | Cake 04

[biar pada gak lupa baca dulu chapter sebelumnya]
Image and video hosting by TinyPic

Enjoy

“Gyuri…”

“Ya..” aku menunduk.

“Kau suka padaku ya?” kyu jong mengangkat daguku.

“eh…” kataku kaget.

Aku terdiam, tidak bisa menjawab pertanyaan kyu jong. Karena, karena sekarang dia semakin mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku gugup, jangan-jangan dia mau menciumku.

“Cup”  sebuah kecupan kecil mendarat di bibirku dengan cepat.

Mataku membelalak lebar, kyu jong melepaskan bibirnya dari bibirku, lalu tersenyum manis.

Aku masih terdiam mematung, tidak percaya. Apakah ini mimpi?

“Gyuri..” kyu jong memanggilku dengan lembut.

“a..a..aku..”

“Ssssttt…” kyu jong menempelkan telunjuknya di bibirku, aku sedikit gugup.

“Uh, apa aku masih mimpi?” tanyaku, Kyu Jong mengerutkan keningnya. Lalu sesaat kemudian tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.

“Ha ha ha… gyuri, gyuri, kau ini polos sekalli. Tentu saja kenyataan, bukan mimpi seperti yang kau bayangkan. Memangnya kenapa? Kau masih belum merasakannya?” kyu jong menyeringai jahil. Lagi.

“Emmm..” aku meringis menahan malu. Wajahku pasti sangat merah sekarang.

“baiklah kalau kau belum merasakannya. aku akan melakukannya lagi?”

“Eh…”

Dan tanpa menunggu waktu lama lagi, sebuah kecupan lembut kembali mendarat dibibirku. Aku yang masih dalam keadaan yang shock, langsung menjauhakan tubuh kyu jong. Kyu jong menatapku heran.

“mi..mian..ah, babo..” rutukku.

“ah, gwenchana. Seharusnya aku yang minta maaf karena lancang menciumu tanpa meminta izin terlebih dahulu. Dan, ah, sebagai permintaan maafku. Bagaimana kalau sekarang aku mengantarmu pulang?”

“Umm, terima kasih”.

Lalu kyu jong menggenggam tanganku dan berjalan keluar dari pantry. Huff, semoga tidak ada yang melihat kejadian barusan?

“Heh, mau kemana kalian berdua” tiba-tiba sebuah suara yang sangat kubenci, suara kim joon. Membuat langkahku dan kyu jong berhenti.

Kami berbalik dan mendapati kim joon tengah menyilangkan tangannya dengan gaya yang arogan.

“Oh, hyung. Aku akan mengantarkan gyuri pulang ke rumah, semalam kan dia tidak pulang?” kata kyu jong tenang.

“biarkan saja. dia kan masih dalam tahap patissier percobaan, jadi dia harus bekerja lebih keras daripada yang lainnya?” Kim Joon menunjuk-nunjuk mukaku.

“aiisssh, baiklah tuan Kim Joon, aku tidak jadi pulang. Puass!!” aku kehilangan kesabaranku, sementara sebuah tangan menggenggam tanganku erat. Hangat. Tangan Kyu Jong.

*

Aku memandang jam tanganku, sudah jam 8 malam. Waktunya pulang.

Aku segera membereskan barang-barangku ke dalam tas, ingin cepat-cepat pulang  ke rumah.

“Gyuri…” tiba-tiba seung yeon muncul dibelakangku.

“Ada apa?” tanyaku sambil tetap membereskan barang-barangku ke dalam tas.

“Manager Kyu menunggumu di parkiran,…… selamat ya!!” aku berhenti dan membalikkan badanku sehingga bisa melihat wajah Seungyeon yang sekarang sedang tersenyum lebar.

“Eh, maksdunya?” tanyaku bingung.

“Alah, jangan berpura-pura tidak tahu begitu!!” Katanya jahil, ‘hah, aku memang tidak tahu apa yang dia maksudkan’.

“Ya sudah, aku pulang duluan ya. Good luck!!” aku memandang Seungyeon yang muali menjauh dan hilang dari pandanganku.

Apa yang seungyeon maksud?” pikirku.

“Ah iya, Kyu Jong sedang menungguku” aku segera berlari ke parkiran, berharap Kyu Jong belum lama menunggu.

“Gyuri..” Sebuah suara memanggilku. Aku menoleh dan berjalan ke arah Kyu Jong yang tengah melambaikkan tangannya sambil duduk di Kap Mobil.

“Manager ada apa memanggilku?” Kataku setelah sampai.

“ehmm, bisakah kau tidak memanggilku seformal itu diluar pekerjaan, kau bisa memanggilku Kyu Jong saja!!” pintanya.

“baiklah Kyu Jong…” kataku akhirnya. Walaupun merasa tidak enak memanggilnya begitu.

“Sini..” Kyu Jong menepukkan tangannya di Kap Mobil yang sedang di dudukinya.

Aku naik ke Kap mobil dan duduk di sebelahnya.

“Indah ya….” Katanya, aku menoleh memandangi Kyu Jong yang mengarahkan pandangannya ke atas, dan aku mengikuti arah pandangannya.

Langit malam dengan bintang-bintang yang bertaburan.

“iya, indah sekali..” sahutku terpana melihat langit yang terasa sangat berbeda dari malam-malam sebelumnya.

Suasana menjadi hening, tidak ada satupun dari kami yang berbicara. Udara malam semakin dingin, aku menggosok-gosokan tanganku. Menoba mengurasi rasa dingin, Kyu Jong menoleh melihatku sambil mengerutkan kening.

“Ya ampun, kau kedinginan. Kenapa tidak bilang?” Kyu Jong melepaskan jasnya dan memakaikkan padaku.

“Eh, tidak usah manager, em, maksudku Kyu, Kau tidak usah repot-repot. Nanti malah kamu lagi yang kedinginan!!” kataku mencoba menolak, aku melepaskan jasnya, tapi Kyu Jong malah memakaikkannya lagi padaku.

“Sudah, aku kan lelaki. Sudah sepantasnya seorang lelaki melindungi seorang wanita, apalagi seseorang yang ia cintai..” Kyu Jong tersenyum.

“hah..”

“Iya, aku akan melindungi seseorang yang aku cintai, yaitu kau Gyuri..” Kyu Jong menatapku dalam.

Aku menundukan kepalaku, tidak berani menatap mata Kyu Jong. Tapi sebuah tangan mengangkat daguku sehingga bisa melihat wajahnya secara jelas.

“Jadi apa jawabanmu Gyuri?” tanyanya.

“Apakah ini berarti kau sedang menyatakan cintamu padaku?” tanyaku bingung.

“ha ha ha apakah kau baru sadar kalau aku sedang menyatakan cintaku padamu gyuri?” Kyu Jong balik bertanya.

Aku menganggukan kepalaku.

“Jadi apa jawabanmu!!” tanyanya lagi. Aku berpikir sebentar.

“Mungkin aku perlu waktu untuk memikirkan jawabannya, bolehkah?” Pintaku.

“Tentu saja!” jawab Kyu Jong dengan senyum yang tidak terlepas dari bibirnya.

“Baiklah kalau begitu  sekarang waktunya kita pulang, aku tidak mau orangtuamu memarahiku karena membuat anaknnya tidak pulang selama dua hari!”

tidak ada yang akan memarahimu walaupun aku tidak pulang berhari-hari karena aku sudah tidak mempunyai orangtua Kyu’ kataku dalam hati.

*

Mobil yang kutumpangi, mobil Kyu jong,  berjalan dengan cepat di jalanan kota Seoul yang sudah mulai lengang.  Aku memandangi Kyu Jong yang sedang menyetir.

‘Kyu tunggulah, besok aku akan memberikan jawabanku. I love you’ kataku dalam hati.

Mataku semakin terasa berat, aku sangat lelah setelah bekerja seharian ditambah dengan ocehan dari si tuan angkuh Kim Joon itu membuatku makin terasa lelah.

Untungnya dewi fortuna masih memberikanku keberuntungan dengan mengirimkan Kyu Jong disampingku, dia adalah alasanku untuk tetap bekerja di ‘KARA Bakery’, kalau tidak ada dia mungkin aku sudah berhenti sebelum Kim Joon memecatku.

“Tidurlah Gyuri..” Ucap Kyu Jong lembut.

Aku tidak membalas ucapan Kyu jong, aku sudah terlalu lelah untuk berbicra lagi. Mataku baru saja akan menutup bila saja sebuah cahaya silau tidak datang dari arah depan mobil. Aku membelalakan mataku.

“Awassss….” teriaku keras, aku memejamkan mataku.

“Ahhh…” Kyu Jong membanting setirnya ke kiri, menghindari mobil itu.

Aku mengehembuskan nafas lega dan membuka mataku kembali. Tapi, sebuah Truk berada di depan mobil dengan kecepatan tinggi. Dan terjadi dengan begitu cepat sampai sebuah suara menyadarkanku.

“Gyuriiiii……” Suara Kyu Jong, kenapa dia berteriak?

Aku merasakan seseorang memeluk tubuhku, tapi aku tidak berani melihat siapa yang memeluku itu. mungkin saja Kyu Jong, semua bagian tubuhku terasa nyeri. Aku lelah, dan sesaat kemudian semuanya menjadi gelap.

Gyuri..” Aku mendengar Kyu Jong memanggil namaku. Aku  membuka mataku dengan susah payah.

Bau apa ini? tiba-tiba aku mencium aroma anyir. Aku meraba pelipisku yang terasa lengket.

Merah? Ini darah?’ pikirku dalam hati. ‘lalu dimana Kyu Jong?’

Aku memandang kesekelilingku dan baru menyadari kalau tubuhku dalam posisi tengkurap di atas aspal yang dingin, kurang lebih dua meter didepanku sebuah tubuh tergeletak dengan penuh luka dan darah. disampingnya Sebuah mobil yang kukenali milik Kyu Jong, terbalik, mobil itu hampir tidak berbentuk lagi. Aku kembali memandang sesosok tubuh yang tergeletak itu.

Itu Kyu Jong? Ya.

Aku merangkak mendekati tubuh itu dengan susah payah.

“Kyu..” ucapku lemah, tanpa kusadari air mata telah membanjiri wajahku, bercampur dengan darah yang mengalir dari pelipisku. Tapi aku tidak peduli, aku terus menggoyang-goyangkan tubuh Kyu Jong.

Kyu? Kenapa dia tidak meresponku.

“Kyu, bangun…”

Dia tetap tidak merespon, matanya tertutup rapat.

“Kyu, bangun….” aku memanggilnya lagi.

Aku berhasil, dengan perlahan-lahan matanya terbuka.

“Gyuri, kau tidak apa-apa?” Kyu Jong tersenyum sambil menyentuh pipiku.

“Bodoh, harusnya aku yang tanya itu kepadamu!!” kataku sambil terisak-isak.

“kenapa kau menangis?” tanyanya

“Aku tidak menangis, aku marah padamu karena kau tidak hati-hati… Aku akan meminta bantuan, tunggulah sebentar…” aku baru akan beranjak tapi sebuah tangan menahanku.

“Jangan pergi. Tetaplah disini, sebentar lagi bantuan akan datang..” Kata Kyu Jong lemah.

“Tapi…”

Saranghae…” ucap Kyu jong , matanya perlahan menutup kembali.

“Kyu…” panggilku, dia tidak merespon.

“sadarlah…” panggilku lagi.

Nado saranghae…” dan sesaat  setelah ucapanku itu kepekatan mengambil alih semuanya.

*

Aku terbangun dan menatap sekeliling, rumpur-rumput kehijauan membentang di sepanjang pengelihatanku.

“Gyuri…”  Aku membalikkan badanku dan melihat Kyu Jong tengah tersenyum sambil membawa sebuah keranjang di tangannya.

“Kyu..” sahutku tidak percaya, dia ada di depanku dan badannya tidak terluka, tidak ada darah, dia sehat. berarti yang tadi itu hanya mimpi. Kecelakaan itu mimpi? Iya kan?

“Ahhh, dari tadi kau tidur terus. Ayo, sekarang kita makan siang dulu?” katanya sambil menarik tanganku.

Aku terus memperhatikan Kyu Jong yang kini tengah meletakkan makanan yang berada di dalam keranjang.

“Gyuri kau mau cake yang mana. Brownie Crunchy atau Marbel Cheese Cake?” Dia menyodorkan dua piring berisi Cake.

“Mmm, terserah kau saja…” jawabku

“Baiklah, jika kau aku disuruh memilih antara aku atau keluargamu bagaimana?” tanyanya kemudian.

Aku mengerutkan keningku, tidak mengerti maskud Kyu Jong.

“Gyuri, sebenarnya kau sudah mati dan sekarang kau sedang bermimpi. Ini bukan kenyataan” katanya lagi.

“Apa?” seruku kaget.

“Terseralah kalau kau tidak percaya. Tapi aku yakin kau akan memilih keluargamu, iya kan? mereka pasti sedang menunggumu, Jadi sekarang bangunlah..” Kyu Jong tersenyum lalu mencium bibirku lembut. Aku suka rasanya.

Noona…” Sebuah suara memanggilku, aku kenal suara itu, suara adikku kiseop.

Ah iya, aku masih punya kiseop, aku tidak mungkin meninggalkannya’

dan dengan perkataanku barusan, semua benda terasa berputar dan perlahan menghilang dari pandanganku, rumput, pohon, pegunungan, dan bahkan Bayangan Kyu Jong seakan hilang ditelan bumi.

“Noona..”

“Gyuri..”

Aku mengerjapkan mataku beberapa kali, kepalaku terasa pening bukan main.

“Oh syukurlah akhirnya dia sadar..” aku memandang dua sosok yang kukenal baik berdiri disampingku, Kiseop dan Seungyeon.

“Dimana aku?” tanyaku pada mereka.

“Ughh, noona sekarang kau ada di rumah sakit. Dan Noona tahu? Noona koma selama dua hari. Noona mau membuatku mati khawatir…” Kiseop mengembungkkan pipinya.

“Gyuri, bagaimana keadaanmu?” tanya Seungyeon khawatir.

“Kyu Jong, mana dia?” aku tidak menjawab pertanyaan Seungyeon dan malah menanyakan Kyu Jong dan berharap dia baik-baik saja, berharap bahwa mimpi barusan hanya bohong belaka.

“Errrr, Manager Kyu….”

‘Brakkkkk’ sebuah suara gebrakan keras yang berasal dari pintu membuat kami, aku, Kiseop, dan seungyeon memandang ke arah asal suara itu.

“Mana dia, mana gadis sialan itu..” seorang wanita paruh baya datang mucul dari balik pintu, wanita itu berjalan ke arahku.

“Eomma, sudahlah..” terdengar suara lain yang mengikuti, dan seketika mataku terbelalak.

Kim Joon, si tuan angkuh itu berada di belakang wanita paruh baya yang berjalan ke arahku. Dan dia memanggil wanita itu ‘EOMMA’.

‘Plaakkkk’ sebuah tamparan keras mendarat di pipiku, rasanya sakit sekali. tapi kenapa dia menamparku?

“Hei, kau gadis sialan. Kau telah membunuh anakku, kembalikan anakku..!!”

“eomma, sudahlah. Kasihan Gyuri, dia baru sadar…” Kim Joon menarik tangan ibunya.

“Apa? untuk apa aku kasihan kepada orang yang telah membunuh anakku, orang yang telah menyebabkan adikmu meninggal Joon!!” teriak Wanita itu histeris.

Aku diam, syok lebih tepatnya. AKU-SEORANG-PEMBUNUH, memangnya aku membunuh siapa? Kenapa aku tidak ingat.

Kim Joon menarik wanita yang dia panggil Eomma itu ke dalam pelukkannya.

“Ini bukan kesalahannya eomma, ini sudah takdir. Kyu Jong tidak akan hidup lagi walaupun Gyuri meminta tuhan untuk menukarkan nyawanya..” ucap Kim Joon.

Sesaat kemudian susasana menjadi hening. Hanya terdengar isak tangis dari Ibu Kim Joon.

“Kyu Jong meninggal…” ucapku pelan, Kim Joon menoleh kearahku dan menatapku dalam.

‘dan aku penyebabnya…’ lanjutku dalam hati.

To Be Continue

A/N: Hiii readerss semua…

‘Kriik kriiik’

he he he *senyum gaje* silahkan anggap saya stress atau apa, yang jelas selama 2 bulan ini aku mengalami yang namanya WRITER BLOCK,,, hhh parah banget, ide mampet. sebenernya sih aku lagi buat Series 1 lagi, tapi Fic itu di posting di Forum SHINeendonesia

eh, eh pada Kaget ya soal kecelakaan itu?? *geer*, buat penggemarnya KYU, maap aku telah membunuh chara dia disni hiksss *digorok TS*

kalo masih pada bingung tinggal tanyain aja ke aku ya!! insyallah aku bakal ngasih penjelasan.^^

*chu*


5 Responses to “Le Patissier Love Stories [Chapter 5]”


  1. March 8, 2011 at 3:52 pm

    huaa, pea!
    kq kyujong mati?
    *nangis guling2😦
    hiks2, yasudahlah yg trjdi biarkan trjdi *ya emg mw diapain lg?

    lnjutkan ya pea?😉

  2. 2 Sarsay501
    June 1, 2011 at 4:25 pm

    lah kok kyu jongnya ….? haduhh,aku jd sdih😥 Ini blm dilanjutin ya??

  3. 3 park cheon-young
    June 6, 2011 at 4:18 am

    anyeong ha seo!
    kak PEA lanjutannya aku tunggu ya!

  4. March 3, 2012 at 8:05 am

    kenapa suamiQ… T,T


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

February 2011
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: