12
Jul
11

Daddy Honey Sweety – Home Sweet Home [1 Of ?]

Author: Pea

Title: Daddy Honey Sweety – Chapter 01 Home Sweet Home

Cast: Kim Jaejoong, Lee Taemin, Jung Yunho, Choi Minho and SHINee Members, Other Cast Still Hidden

Rating: PG

Genre: AU, Shounen-ai, Family, School Life, and Bi-Romance

Length: Series

a/n: ini Fic YAOI / Bi-Shounen pertama yang aku bikin, ngebuatnya jadi bikin sport otak juga sih he he. semoga ngga FAIL *amin

Summary: Jaejoong, seorang laki-laki mapan berumur 25 tahun, mengadopsi seorang anak laki-laki dari panti asuhan untuk menemaninya yang merasa kesepian. Dan dengan hal itu, Jaejoong resmi menjadi seorang ayah muda. Tapi apakah tujuan Jaejoong yang sebenarnya dengan mengadopsi anak?

Previous Chapter: | Prologue |

Chapter 01 – Home Sweet Home

“Tadaaaa….” Jaejoong merentangkan kedua tangannya lebar-lebar, dengan senyum yang tak kalah lebar juga tersungging di bibir tipisnya.

Sementara itu di belakang Jaejoong berdiri seorang anak laki-laki berumur 15 tahun, memandang sekeliling ruangan itu dengan kagum.

“Bagaimana, apa kau suka dengan rumah barumu, Taemin?” tanya Jaejooong kepada laki-laki yang bernama Taemin itu.

“woooaaa, rumah daddy sangat bagus..” tanggap Taemin dengan mata yang berbinar-binar.

“Ha..ha, mulai sekarang ini adalah rumahmu juga Taeminnie..” Jaejoong mengacak-acak rambut Taemin yang kecoklatan, menyebabkan taemin sedikit blushing mendapatkan perlakuan  yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya itu.

“Ayo, akan kutunjukan kamarmu!!” Jaejoong menarik tangan Taemin yang tengah menjinjing sebuah tas kecil, dan membawanya menaiki tangga menuju lantai dua rumah itu.

Mereka berhenti di depan sebuah pintu warna Krem, Jaejoong menganggukan kepalanya ke arah Taemin, sebagai isyarat untuk membuka pintu itu.

Taemin tampaknya mengerti maksud Jaejoong, dia memegang gagang pintu itu dengan perlahan hingga terbuka, sedikit demi sedikit terlihatlah bagaimana rupa ruangan yang akan Taemin huni itu. Jaejoong hanya menonton di bibir pintu , menyaksikan bagaimana Taemin menjelajahi kamar barunya.

Sebuah kamar yang cukup luas menurut ukuran Taemin, disana telah ada satu buah kasur springbed dilapisi seprai dengan corak bintang-bintang , senada dengan langit-langit kamarnya yang juga dilukisi dengan gambar langit malam.

Di sudut sebelah kiri terdapat sebuah lemari pakaian yang cukup besar, taemin membuka lemari itu dan mendapati lemari itu telah terisi penuh dengan pakain-pakaian  yang taemin tidak pernah bayangkan  sebelumnya.

Taemin kemudian beranjak ke sebelah kanan kamarnya, berdiri sebuah Meja Belajar lengkap dengan buku-buku dan peralatan sekolah. Tak lupa, sebuah Notebook terletak disana. Di dekat meja belajar, sebuah Jendela telah siap menampakkan pemandangan halaman depan rumahnya yang asri.

“Well, sudahi acara melihat-lihatnya…” Taemin menoleh dan melihat Jaejoong telah berada di sampingnya.

“Sekarang waktunya membersihkan tubuhmu, kau harus mandi, lalu kita makan siang. Kau pasti sangat lapar dan lelah setelah perjalan tadi!!” Jaejoong mendorong Taemin ke kamar mandi di kamarnya.

Taemin sedikit merengut ketika Jaejoong menuruhnya mandi, dia sedikit tidak suka air. Apalagi sekarang cuacanya dingin, menambah keengganan Taemin untuk bersentuhan dengan air. Rupanya Jaejoong menyadari sikap Taemin itu.

“Hei, mandi atau Daddy yang akan memandikanmu!!” ucap Jaejoong dengan nada sedikit marah yang dibuat-buat.

Taemin buru-buru menggelengkan kepalanya kuat-kuat mendengar ucapan Jaejoong.

“Baiklah…” kata Taemin akhirnya. Jaejoong tersenyum puas.

“Setelah selesai mandi, daddy tunggu di bawah…” Jaejoong beranjak keluar dari kamar Taemin dan tidak lupa memberi sedikit cubitan di pipi Taemin sebelumnya.

*

Taemin telah selesai dengan acara bersih-bersihnya, dia memakai sweater putih dan celana jins panjang, cukup untuk sedikit mengurangi sedikit rasa dingin di badannya. Taemin berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang makan di lantai bawah.

Di ruang makan, taemin disambut oleh berbagai macam hidangan yang cukup membuat air liur taemin menetes. Jaejoong sedang menata meja makan itu dan langsung tersenyum melihat Taemin menghampirinya.

“Woooa, tidak salah aku membelikan sweater itu, cocok sekali denganmu Taeminnie..” Jaejoong memuji-muji penampilan Taemin yang terlihat sangat cute dihadapannya.

“ehmm, terima kasih atas Bajunya, Daddy..!!” Taemin membungkukan badannya singkat kepada Jaejoong.

“Aiigoo, tidak perlu begitu. Itu kan memang kewajibanku sebagai ayahmu..” Jaejoong gemas dengan kelakuan Taemin yang masih tampak sungkan itu. kemudian dia menarik Taemin dan mendudukannya di meja makan.

“Wah, kelihatannya ini enak sekali..” ucap Taemin sambil mencium aroma makanan yang ada dihadapannya.

“Ne, ini Bejing friedrice, katakan enak bila kau sudah mencicipinya. Nah, sekarang makanlah..” kata Jaejoong sambil memakaikan serbet di leher Taemin.

“Uh, geli…hi hi…” Taemin terkikik karena geli ketika Jaejoong memasangkan serbet itu, dia tidak terbiasa.

“Biasakanlah…” perintah Jaejoong.

*

00.30 am

Wajah dan baju Taemin dipenuhi oleh keringat dingin, dia menggeliat dan mencengkram selimutnya dengan kuat dengan mata masih tetap terpejam.

Taemin mengalami nightmare.

Di dalam mimpinya itu dia melihat seorang anak lelaki kecil , tengah meringkuk di sudut sebuah tempat mirip dapur. Tidak lama kemudian terdengar teriakan-teriakan dan suara barang-barang pecah, sosok anak kecil itu membulatkan matanya. lalu ‘Brakkk’ sebuah dobrakan keras terdengar,

“Taemin…taemin…”

Taemin terlonjak bangun dengan posisi duduk dan napas yang tersengal-sengal.

‘Cklek’ terdengar suara lampu dihidupkan, seketika ruangan itu menjadi terang. Dan seseorang yang memanggil Taemin itu, Jaejoong dapat melihat jelas bagaimana keadaan Taemin sekarang.

“Taemin, are you Ok!!” Jaejoong terlihat khawatir lalu memeluk Taemin yang masih mengatur nafasnya.

“I’m fine daddy, just nightmare..” ucap Taemin berbohong, mencoba tidak membuat Jaejoong  cemas, padahal dirinya sendiri tidak seedang baik-baik saja, tangannya masih bergetar.

“daddy tidak percaya, mana mungkin berteriak-teriak keras dan bangun dalam keadaan seperti ini dibilang baik-baik saja..” kata Jaejoong tegas, dia sangat khawatir akan keadaan anaknya itu.

Tadi, Jaejoong terbangun mendengar teriakan keras dari sebelah kamarnya, kamar taemin. Jaejoong kemudian pergi ke kamar Taemin dan mendapati anaknya itu tengah bergerak-gerak tidak karuan di tempat tidurnya, sementara Taemin terus mengigau dengan keras dan sepertinya lebih cocok disebut Teriakan daripada mengigau.

“Daddy, malam ini, bolehkah aku tidur denganmu..” Jaejoong sedikit mengerutkan keingnya mendengar permintaan Taemin. Tapi kemudian dia tersenyum lembut dan melepaskan pelukannya dari taemin.

“Sure, daddy akan menemanimu. Sekarang kau tidur lagi karena besok kau harus sekolah, ayo..” Jaejoong membaringkan Taemin kembali.

Sesaat kemudian taemin sudah terlelap kembali di pelukkan Jaejoong yang terus mengelus rambut Taemin.

“Taeminnie, tidurlah yang lelap, karena besok kau akan melewati hari yang melelahkan di sekolah barumu!!” gumam Jaejoong.

*

“are you ready Minnie!!..” Tanya Jaejoong yang kini tengah duduk di bangku supir mobil sedannya, sementara taemin duduk di sebelahnya.

“Yup, im ready, Daddy..” Jawab Taemin yakin, dia mengepalkan tangannya.

“itu baru anak daddy..!!” Jaejoong mengacak-acak rambut Taemin.

“Ugh, kebiasaan deh. Rambutku jadi berantakan daddy !!” Taemin menggembungkan pipinya, kesal dengan kebiasaan sang ayah yang merugikannya itu.

“Upss, i’m sorry Honey..ha ha lagiupula kamu akan terlihat lebih keren kalau rambutnya berantakan..”

“Oh ya, baiklah. Sekarang aku tidak akan merapihkan rambutku, supaya aku terlihat tampan seperti Daddy..” Taemin tersenyum lebar.

Jaejoong yang mendengarnya langsung gemas.

“Aigoo, my son, mau berantakan kek, rapih kek, kau akan tetap terlihat tampan, siapa dulu dong ayahnya..”

Dan dengan berakhirnya sedikit candaan di pagi hari itu, Jaejoong menstarter mobilnya, menjalankan ban di jalanan kota seoul yang sudah mulai padat oleh kendaraan.

*

‘Ciiit’

“sampai…” Jaejoong mengentikan mobilnya di depan sebuah Bangunan besar, tepatnya sebuah sekolah bernama ‘Chungdam High School’.

Taemin menatap kagum bangunan sekolah barunya, matanya berbinar-binar.

“daddy, benarkah ini sekolahku?” tanya Taemin polos.

“Yup. Sekarang turunlah, sepertinya sebentar lagi belnya akan berbunyi, daddy akan mengantarkanmu ke ruang kepala sekolah dulu!!”

Jaejoong berjalan beriringan dengan anaknya, Taemin, di sepanjang lorong sekolah. Dan tentu saja, para siswa dan siswi disana langsung mengarahkan perhatiannya kepada mereka berdua.

Jaejoong melemparkan senyumnya kepada setiap orang yang dia lalui, sementara Taemin menundukan kepalanya, tidak berani melihat orang-orang.

Jaejoong menghentikan langkahnya di depan pintu bertuliskan ‘Headmaster’. Dia mengetuk pintu itu beberapa kali.

“Oh, tuan Jaejoong, mari silahkan masuk!!” Seorang pria paruh baya –dengan rambut yang sudah memutih, membukakan pintu.

“Terima kasih, ayo…” Jaejoong menarik tangan Taemin untuk ikut masuk ke dalam ruangan itu.

.

“jadi, ini anak yang tuan ceritakan itu!” kata Lelaki-dengan-rambut-putih itu yang ternyata merupakan kepala sekolah ini.

“Yeah, taemin perkenalkan dirimu!” perintah Jaejoong

Taemin berdiri dari sofa dan sedikit membungkukan badannya,

“perkenalkan saya Taemin, mohon bantuannya..” Taemin kembali duduk.

“Hmmm, mulai sekarang aku serahkan semua urusan Taemin padamu, tuan Kim!!” Ujar Jaejoong

“Tuan bisa percaya padaku…” jawab Tuan Kim.

“Baik-baiklah di sekolah, Minnie. Daddy pergi dulu, nanti pulang sekolah daddy jemput….”

*

Taemin dengan dipandu seorang guru muda yang dipanggil Seul yi songsaenim berjalan ruangan yang akan menjadi kelas barunya,.

X.2, adalah nama kelasnya, Taemin memasuki kelas itu, kelas yang sangat ribut, beberapa kertas terlihat berserakan dan terbang kesana kemari di langit kelas. Suara musik pun terdengar. Tapi semua aktivitas itu berhenti ketika sebuah suara terdengar…

“Yeul yi songsaenim..” ujar salah seorang di kelas itu.

Sementara Yeul yi songsaenim menatap mereka dengan tajam. Sontak semuanya langsung diam tidak bergerak, Taemin kaget dengan perubahan suasana itu.

“Joong ki, kang in, seo han, cepat kalian berdiri di koridor..” ucap Yeul yi songsaenim tegas, suaranya jadi terdengar sedikit menakutkan.

Taemin mengira, Yeul Yi songsaenim sepertinya guru yang paling ditakuti di sekolah ini.

Tiga orang yang dipanggil itu berdiri dan melangkah keluar kelas untuk menjalani hukuman mereka.

“Oh, hampir saja lupa, anak-anak sekarang kalian mendapatkan teman baru. Taemin, ayo perkenalkan dirimu?” nada Yeul yi songsaenim kembali berubah menjadi lembut.

“a..ah, iya. Selamat pagi semuanya, perkenalkan namaku Kim Taemin, kalian bisa memanggilku taemin, mohon bantuannya” taemin membungkukkan badannya.

“ehmm, Taemin kamu bisa duduk dengan…..” Yeul yi songsaenim meneliti ke seluruh kursi kelas, hanya ada satu kursi kosong di sebelah lelaki yang tampak sedang membaca buku dengan serius sehingga terlihat tidak memeprhatikan.

“Choi minho..”

Orang yang sedang membaca buku itu langsung mendongkak ketika merasa namanya, CHOI MINHO,  dipanggil.

“Taemin, kamu bisa sebangku dengan Choi Minho…”

Taemin melemparkan tampang bertanya pada yeul yi songsaenim.

“ah iya, Choi minho bisa angkat tanganmu supaya Taemin bisa mengetahui tempat duduknya..”

Dengan enggan Minho mengangkat tangannya. Dia merasa sudah sangat nyaman duduk sendiri dan sekarang dia mendapatkan seorang teman sebangku.

“khamsahamnida..” ucap Taemin ekpada Yeul yi songsaenim, lalu berjalan ke arah tempat duduk orang yang bernama Choi Minho itu.

‘Brug..’ taemin terjatuh, tersandung sesuatu, untung saja dia berhasil menahan badannya dengan tangan.

Taemin melihat kebelakangnya, sebuah kaki terlentang yang membuatnya tersandung, ia mendongkak untukk melihat siapa pemilik kaki itu. seorang lelaki yang cukup tampan menyeringai ke arahnya.

“Upsss, sorry. Aku tidak sengaja..” kata lelaki itu

“tidak apa-apa..” balas Taemin sambil berdiri dari posisisnya.

“kau tidak apa-apa taemin..” yeul yi songsaenim mengampiri Taemin dan membantunya berdiri.

“Cheondung, apa yang kau lakukan, beridir di koridor,,” perintah yeul yi songsaenim

Lelaki itu berdiri dari kursinya, dan terlihatlah tubuhnya yang jangkung untuk ukuran anak SMA kelas satu.

Taemin memandang lelaki itu yang mulai berjalan meninggalkan kelas, kemudian dia memandang seluruh kelas, dan semua orang yang ada disana menatap Taemin dengan tajam.

‘Hufft, sepertinya aku akan melalui hari-hari di sekolah dengan berat…..’

To Be Continue

maukah kalian berbaik hati untuk komen? LOL he he becanda ^_^


8 Responses to “Daddy Honey Sweety – Home Sweet Home [1 Of ?]”


  1. 1 Angeloc
    July 12, 2011 at 7:07 pm

    Huaa lanjut author.. Ini YunJae ama 2min kah?? Aaaaaa pairing yg paling aq suka.. Tp Yunho nya mana author?? Blm muncul ya??
    Lanjuuttttt secepatnya dunk author.. Penasaran ama lanjutanna.. ASAP ya thor klo bisa.. Hehehe

    • 2 Pea
      July 13, 2011 at 9:58 am

      yup, ini YunJae ama 2Min, Yunho belum muncul di part-part awal. kemungkinan Yun bakal muncul di part 3/4 he he
      wah ngga janji bakal cepet update ya…soalnya aku belum terbiasa nulis Fic Yaoi -_-

  2. 3 mulda
    July 12, 2011 at 11:20 pm

    annyeong….#bow
    aq reader baru nich,salam kenal yach:)
    aq suka ma ff nya…pa lagi yg hd cast nya YunJae n 2min….crita na dilanjut yach author^^annyeong….#bow
    aq reader baru nich,salam kenal yach:)
    aq suka ma ff nya…pa lagi yg hd cast nya YunJae n 2min….crita na dilanjut yach author^^

    • 4 Pea
      July 13, 2011 at 9:59 am

      annyeong, salam kenal juga. makasii udah suka n comment
      tunggu lanjutannya ya. dan maaf juga bila chapter ini ceritanya masih datar.

  3. 5 Sarsay501
    July 13, 2011 at 3:18 am

    Wahhh Pea.. Bgs bangettt ff-nya ^^
    Taemin yg malang cz hrs melalui hr yg berat di sekolah :C
    Taemin,semangat!!! hahaaaa
    Pea jg semangat!!! Ayoo lanjutkan🙂

  4. 7 haraas
    July 13, 2011 at 4:23 am

    haduuh itu chundong mblaq bukan? berani2nya jegal2 taem sampe jatoh (?) uhuhu minta dicium nih thunder :* #maunya
    masih belom ngerti knp yaoi genrenya, taeminho/jae yaa? eummm, lanjuutt deh biar ga penasaran nih ehehe
    btw, fotonya kereeenn!😄

    • 8 Pea
      July 13, 2011 at 10:03 am

      yap, itu thunder *buat A+, maaf aku bikin dia jahat hikss*
      he, kenapa belum ngerti? atau aku yang bikin puyeng ceritanya ya? he he ini nanti pairingnya bakal 2min sama YunJae. Yunho belum muncul di chapter ini, dan konfliknya juga belum mulai, jadi sabar aja ya nunggunya, aku memang seneng bikin orang penasaran *ditabok.
      makasii udah comment..^_^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

July 2011
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: