07
Aug
12

Naui Namja Chingu is a Star (Part 3 End)

Title        : Naui Namja Chingu part 3-3

Rating       : PG

Main cast   : Yuko, Kim Hyun Joong SS501

Other cast : Yoon Eunhye, Kim Kyu Jong, Goo Hara.

Note        : Di  part 2, Kim Hyun Joong menebak sosok misterius itu adalah Eunhye, dengan tergesa-gesa akhirnya mereka pun pacaran. Kyu Jong dan Hara sedang dalam pencariannya.

Oh iya, Mian banget buat readers.. Aku lupa kl blm ngepost part 3 nya :””(

Untung ada Siska Evry yg mengingatkan.. (prokk prokk) Gomawo, chingu ^^v

Buat yg blm baca part 1 dan part 2 nya bisa di klik aja..

Okehh ga usah byk iklan lg.. HAPPY READING !!!!!!!!!!!!🙂

*Perusahaan Keyeast*

Kyu Jong dan Hara datang bersama Kim Hyun Joong, namun mereka berdua pergi ke ruangan OB sedangkan Kim Hyun Joong pergi ke ruangannya sendiri untuk memeriksa kotak ungu misterius itu.

“Kyu Jong oppa, kita tanya orang ini saja” feeling Hara untuk bertanya ke seseorang adalah tepat.

“Annyeonghaseyo Ajeossi, kami ingin bertanya. Siapa orang yang bertugas membersihkan ruangan Kim Hyun Joong setiap harinya?” tanya Hara, Ajeossi itu terlihat ketakutan karena selama seminggu ini dia tidak melakukan tugasnya itu.

“Saya, memang ada apa?”  jawab Ajeossi itu.

“Mwo? Tidak mungkin, pasti yang membersihkan adalah seorang wanita” sahut Kyu Jong. Hara mencubit tangan Kyu Jong dengan harapan Kyu Jong bersabar dalam menginvestigasi orang.

“Oh kalau begitu Ajeossi tahu soal kotak ungu yang biasa di atas meja Hyun Joong-ssi?” tanya Hara lemah lembut.

Ajeossi mengingat-ingat kejadian tadi pagi saat datang bersama Yuko, dia melihat Yuko membawa sebuah plastik yang isinya kotak dengan pita putih diatasnya.

“Apakah kotak itu dengan pita putih di atasnya?” tanya balik Ajeossi, Kyu Jong dan Hara mengangguk semangat.

“Kalian pergilah mencari orang itu di Universitas Nasional Seoul” jawab Ajeossi yakin.

“Tapi kan Universitas sedang libur, penerimaan mahasiswa baru nanti bulan …” sahut Kyu Jong, belum sempat menyelesaikan perkataannya, lagi-lagi Hara mencubit tangannya.

“Baiklah kalau begitu, terima kasih Ajeossi”. Mereka berdua pun pergi ke Universitas Nasional Seoul.

“Kenapa kau mencubitku?” tanya Kyu Jong sambil mengendarai mobilnya.

“Mianhae, oppa. Habis kau menyebalkan dan tidak sabaran” jawab Hara.

“Habis aku takut Ajeossi itu berbohong. Kau tahu kan kalau Universitas …” Hara langsung memotong pembicaraan Kyu Jong.

“Tapi apa oppa sadar, berarti kita lebih mudah mencari orang itu, pasti hanya ada sedikit orang yang datang” jelas Hara.

Kyu Jong sadar kalau ternyata Hara adalah pacar yang pintar. Kyu Jong pun tersenyum bangga pada Hara.

…………………..

*Universitas Nasional Seoul*

Setelah Yuko selesai bertanya-tanya soal Universitas tujuannya itu, dia mengambil sebuah brosur dan duduk di taman universitas itu.

“Mungkinkah aku bisa masuk disini?” tanyanya ragu dalam hati.

Drrrrttt..drrrrttt..

“Yoboseyo, Eonni. Waeyo?” sapa Yuko melalui ponselnya.

“Oh iya bagaimana mengecek soal Universitasnya? Yuko-ah, kau tahu kalau aku sekarang sudah mempunyai pacar?” tanya Eunhye dengan nada bahagia.

“Aku agak kurang yakin bisa masuk Universitas ini habis nilainya harusnya tinggi, sedangkan otakku begini keadaannya. Aku belum tahu kalau Eonni punya pacar, siapa dia? Ceritakan!” jawab Yuko dengan nada suara yang membingungkan.

“Kim Hyun Joong-ssi, kau pasti mengenal dia” Yuko langsung berdiri karena kaget mendengarnya. Jantungnya terasa tak berdetak sama sekali, air matanya dia tahan di pelupuk mata.

“Ah, Jeongmal? Chukhahae, Eonni” Yuko mencoba menyembunyikan perasaan sedihnya.

“Eonni, bus yang aku tunggu sudah datang. Ceritanya dilanjutkan di apartemen saja ya” lanjut Yuko berbohong.

Yuko pun memutuskan untuk tidak berkuliah di Korea karena dia takut kalau nantinya dia akan sakit hati setiap melihat Hyun Joong dan Eunhye berpacaran.

“Kau sedang menunggu bus?” sahut seseorang di belakang Yuko, Yuko terdiam dan berjalan menjauhi orang itu tanpa menoleh ke belakang.

“Hei Hara-ya, kau ternyata disitu. Oh ada Yuko-ssi juga. Annyeonghaseyo” sapa Kyu Jong yang sejak tadi berpencar dengan Hara untuk berkeliling kampus mencari seseorang. Kyu Jong pun berlari kecil mendekati Hara dan Yuko, “Yuko-ssi, kau sedang apa disini?” tanya Kyu Jong.

“Aku, aku hanya sedang berjalan-jalan. Hehehee Aku pergi duluan ya. Annyeong” Yuko pun melangkah cepat meninggalkan Kyu Jong dan Hara.

“Oppa, apakah kau curiga pada Yuko-ssi? Aku hanya menemukan satu orang di kampus ini dan dia adalah Yuko-ssi” jelas Hara.

“Aku tidak bertemu siapa-siapa, memang sedikit curiga. Ya sudah, ayo kita pulang. Kita ceritakan hasil investgasi kita besok kepada Hyung” ajak Kyu Jong sambil menggenggam erat tangan Hara.

…………………

*Apartemen Eunhye*

“Hyun Joong-ssi, ayo mampir dulu?” tanya Eunhye.

“Baiklah kalau begitu, namun aku hanya bisa sebentar saja” akhirnya Hyun Joong pun masuk ke dalam apartemen Eunhye.

“Aku ambilkan minum dulu ya di belakang”, Hyun Joong hanya mengangguk saja dan menunggu Eunhye di ruang tamu.

Bel ruangan Eunhye berbunyi, pertanda ada tamu juga yang datang. Hyun Joong pun menengokkan kepalanya ke arah pintu, ternyata itu adalah Yuko. Yuko kaget melihat ada Hyun Joong di apartemen Eunhye, sebisa mungkin dia mengendalikan perasaannya.

“Annyeonghaseyo Hyun Joong-ssi. Sudah lama?” tanya Yuko basa-basi.

“Ya baru saja” jawab Hyun Joong.

“Chukhahamnida” ucap Yuko sambil menyalami tangan Hyun Joong.

“Untuk apa?” tanya Hyun Joong bingung yang kemudian menyambut tangan Yuko.

“Karena kau telah menjadi pacar Eunhye eonni. Kalian yang awet ya” senyum Yuko membuat hati Hyun Joong bergetar. Setelah itu, Eunhye muncul sambil membawa segelas sirup untuk Hyun Joong. Mereka terlihat mesra, Yuko yang memang tidak mau mengganggu mereka berdua, langsung pergi ke kamarnya. Hyun Joong hanya dapat memperhatikan Yuko berjalan kamarnya dari ruang tamu.

***

            Yuko selesai berkemas-kemas tasnya, kini dia telah membulatkan tekad untuk tidak melirik Korea Selatan untuk melanjutkan studinya. Dia sekarang ada di dalam taksi menuju Bandara Incheon.

“Yuko-ah, kau yakin akan pulang ke Jepang sekarang? Tidak jadi kuliah di Universitas Nasional Seoul?” tanya Eunhye dengan sedikit kecewa lewat ponselnya.

“Sepertinya tidak, eonni. Nilai untuk masuk ke situ harus tinggi. Sama seperti universitas di Jepang. Jadi lebih baik aku di Jepang saja dan bersama orangtuaku” jawab Yuko.

“Baiklah kalau begitu, aku akan menyusulmu ke Incheon setelah pemotretanku selesai” Eunhye mau menyempatkan waktunya untuk mengantar adik sepupunya kembali ke Indonesia.

“Terserah Eonni saja” jawab Yuko lesu.

………………

*Di Kafe milik Hara*

            Hyun Joong, Kyu Jong dan Hara berkumpul di Kafe Hara untuk memberitahu hasil investigasi mereka kemarin. Setelah menjelaskan panjang lebar, Hyun Joong masih saja berwajah datar dan sesekali menengok jam tangannya.

“Sebenarnya aku sudah mengetahui siapa orang itu, dia adalah Eunhye-ssi” jawab Hyun Joong.

“Mian kalau aku lancang, tapi aku tidak yakin kalau Eunhye-ssi yang melakukan itu semua. Silahkan kau lihat tabloid ini” sahut Hara sambil menaruh tabloid remaja yang berisi berita selebritis di atas meja.

“Lihat bagian ini, ada OfficeBoy bertopi biru dan bercelana jeans biru muda yang tidak sengaja terambil kamera saat sedang keluar dari ruanganmu padahal seharusnya seragam OfficeBoy adalah celana bahan biru muda, bukan jeans. Ya kan Kyu Jong oppa?” jelas Hara, Kyu Jong pun mengangguk. Kemudian Hara membuka beberapa halaman berikutnya.

“Lihat juga yang ini, Na Young-ssi sedang diwawancarai di parkiran, terlihat seorang wanita memakai tas kecil berwarna merah menyala, kemeja hitam dan celana jeans yang sama terambil kamera. Lalu saat kami menemui Yuko di kampus, dia memakai pakaian yang sama” jelas Hara dengan yakin.

“Aku juga melihat dia memakai pakaian yang sama kemarin setelah aku mengantar Eunhye ke apartemennya” sahut Hyun Joong bersemangat. Akhirnya dia mengetahui segalanya sebelum terlanjur lama berpacaran dengan Eunhye.

“Terima kasih banyak. Aku harus menjemput cintaku yang sesungguhnya” Hyun Joong pun pergi dari Kafe Hara menuju ke tempat pemotretan Eunhye.

……………….

*Taman belakang tempat pemotretan Eunhye*

            “Eunhye-ssi, mianhae kalau selama ini sepertinya aku salah mencintai orang” jelas Hyun Joong di sebuah taman.

“Mwo?” tanya Eunhye bingung.

“Aku kira yang memberikanku coklat, puisi dan boneka alien ini adalah kau” Eunhye makin bingung dengan ucapan Hyun Joong.

“Aku tidak pernah melakukan itu” sahut Eunhye.

“Iya, aku baru tahu hal itu tadi. Saat aku memergokimu di ruanganku, aku kira kau yang selama ini menaruh barang-barang itu. Aku sudah bertekad akan mencintai gadis yang memberikan barang-barang ini padaku. Oleh sebab itu, pada hari itu juga aku berkata cinta padamu. Ternyata orang yang aku maksud bukan kau” seperti halilintar yang menyambar hati Eunhye, Eunhye langsung mengetahui bahwa dirinya akan merasa sakitnya cinta hari ini.

“Memang siapa wanita itu?” tanya Eunhye menahan tangisnya.

“Dia adalah sepupumu, Yuko-ssi. Aku tidak suka membohongi orang lain, apalagi mengenai perasaan, aku takut kalau aku makin lama membohongi diri sendiri, akan menambah luka untukmu”, hati Eunhye sekarang seperti Kulit Pohon Ek yang terkelupas selama musim dingin, memiliki retakan yang amat dalam. Namun semuanya harus dia terima, bagaimanapun memang kejujuranlah yang terpenting.

“Apakah selama kita berkencan, kau tidak memiliki rasa untukku?” tanya Eunhye menahan isak tangisnya. Hyun Joong perlahan menggelengkan kepalanya.

“Hyun Joong-ssi, cepatlah jemput Yuko sekarang di Bandara Incheon. Dia akan kembali ke Jepang hari ini di penerbangan pukul satu. Semoga kau tidak telat bertemu dengannya” jelas Eunhye.

“Kau yakin?” tanya Hyun Joong.

“Gwaenchanayo, mian aku tidak bisa menemanimu karena aku ada janji dengan seseorang” jawab Eunhye berbohong.

“Baiklah, aku akan menyusul Yuko-ssi ke Incheon. Gamsahamnida, Eunhye-ssi” Hyun Joong pun memeluk Eunhye untuk terakhir kalinya sebagai tanda perpisahan. Setelah Hyun Joong pergi, Eunhye menangis dengan derasnya di taman.

“Haruskah berakhir dengan begini?” tanyanya dalam hati yang kemudian semakin menundukkan wajahnya.

………………..

*Bandara Incheon*

            Sesampainya Hyun Joong di Bandara, dia langsung berlari mencari Yuko di dalam. Dia melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul satu lebih lima menit,  dari dinding kaca yang menghadap ke tempat berkumpulnya pesawat, ternyata sudah ada pesawat yang lepas landas.

“Mungkinkah itu Yuko-ssi? Aku telat? Apakah aku telat? Arrghh” sesalnya yang kemudian menghentikan langkahnya dan memandang kosong ke arah pesawat yang kini semakin terlihat mengecil.

“Kenapa kau tidak mengaku saja secara terang-terangan kalau kau menyukaiku? Awal bertemu, aku merasakan ada yang berbeda darimu. Saranghae, Yuko-ssi” hal itu terucap begitu saja oleh Hyun Joong.

Hanya berbataskan pot berisi ilalang tinggi, ternyata Yuko ada di sebelah Hyun Joong berdiri. Yuko sadar bahwa dia harus segera pergi dari tempat itu, namun saat pergi mengendap-endap, tepat sekali Hyun Joong sudah berbalik badan.

“Apa yang kau lakukan? Kenapa masih disini?” sapa Hyun Joong yang kemudian tersenyum kecil.

Yuko langsung terdiam dan mencoba kabur, namun sayang Hyun Joong menggenggam tangannya dan langsung memeluknya.

“Jangan pergi, aku akan membahagiakanmu. Tolong jangan pergi” ucapan Hyun Joong membuat jantung Yuko seakan berhenti berdetak.

“Mwoyeyo? Bagaimana dengan Eunhye eonni?” tanya Yuko.

“Dasar kau anak bodoh, masih saja memikirkan perasaan orang lain padahal kau terluka. Aku sudah putus dengannya, ternyata aku salah paham, orang yang sebenarnya aku cintai adalah kau” Hyun Joong dan Yuko saling tersenyum.

“Oh iya, ini punyamu kan?” tanya Hyun Joong sambil memperlihatkan gantungan yang bergambar wajahnya tapi setengah rusak karena telah diinjak-injak orang.

“Ne, kau menemukannya dimana? Itu buat kau saja, aku sudah membeli yang baru..hehehee” jawab Yuko sambil memperlihatkan gantungan yang sama persis dengan yang di pegang Hyun Joong namun masih baru dan terbungkus plastik. Hyun Joong pun mencium dahi Yuko dan kembali memeluknya.

“Jeongmal saranghae, Yuko-ah” pelukan Hyun Joong semakin erat, Yuko pun membalasnya.

*The End*


1 Response to “Naui Namja Chingu is a Star (Part 3 End)”


  1. April 26, 2016 at 12:08 pm

    eun hye must be the main actress in this story


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


RULES

Image and video hosting by TinyPic

Imagination Day

August 2012
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Fiction Categories

Looking For My Lovers

  • 62,839 Lovers

Tweeted

  • وما جعلنا أصحاب النار إلا ملائكة وما جعلنا عدتهم إلا فتنة للذين كفروا ليستيقن الذين أوتوا الكتاب ويزداد الذين آمنوا إيمانا -- سورة المدثر 2 hours ago
  • كان لنبينا سيف اسمه (ذو الفقار) وكان يحمله كثيرا. قبل معركة أحد رأى رؤيا وهي أن فيه كسراً, فأُول بأنه أحد عصبته (وهو مقتل حمزة) #نشر_سيرته 3 hours ago
  • سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الأعمال أفضل قال إيمان بالله قال ثم ماذا قال الجهاد في سبيل الله قال ثم ماذا قال حج مبرور #Hadith #ﷺ 5 hours ago
  • إن اللـه لا يظلم مثقال ذر‌ة ۖ وإن تك حسنة يضاعفها ويؤت من لدنه أجر‌ا عظيما ﴿٤٠﴾ -- النساء #Quran 11 hours ago
  • اللهم إني أسألك خير هذا اليوم فتحه ونصره ونوره وبركته وهداه وأعوذ بك من شر ما فيه وشر ما بعده #أذكار_الصباح_المساء #hadith 1 day ago

%d bloggers like this: